home global news

Puasa di Korea Selatan: Tidak Ada Azan, Sahur Sendiri

Kamis, 21 April 2022 - 18:00 WIB
Masjid Itaewon, masjid terbesar di Korea Selatan, selalu ramai saat Ramadhan (foto: langit7.id/istock)
Menjalankan ibadah puasa di Korea Selatan benar-benar menguji iman. Hidup sebagai minoritas bukan perkara mudah, apalagi sambil menahan lapar dan dahaga. Hal ini seperti yang dialami Nabila Triana, mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Bisnis Ekonomika Universitas Islam Indonesia (UII).

Nabila saat ini menjadi peserta Program Indonesian International Students Mobility Awards (IISMA) ke Korean University. Tantangan paling nyata di negeri ginseng adalah jadwal shalat, imsak, dan berbuka puasa.

Waktu-waktu krusial itu mesti mengacu pada aplikasi seperti muslim pro. Itu karena tidak ada masjid yang mengumandangkan adzan seperti di Indonesia. Sahur pun harus dilakukan sendiri.

Baca juga: Rentang Waktu Puasa di Dunia: Chili 11 Jam, Islandia 18 Jam

Nabila sekamar dengan mahasiswi lokal. Itu membuat dia harus menjelaskan perkara alarm yang berbunyi tiap 03.30 dini hari, sebagai penanda sahur. Namun, dia bersyukur lantaran mahasiswi lokal itu tidak mempermasalahkan hal tersebut.

Nabila juga harus berhadapan dengan kondisi cuaca yang tidak menentu. “Kadang panas banget yang bikin sangat haus, dan ketika sangat dingin jadi semakin lapar,” Katanya, dikutip laman resmi UII, Kamis (21/4/2022)

Silaturahmi Komunitas Muslim
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ramadhan bulan ramadhan ramadhan di seluruh dunia korea selatan islam di mancanegara
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya