Dokter Boyke: LGBT Bisa Sembuh dengan Mendalami Ajaran Agama
Mahmuda attar hussein
Selasa, 10 Mei 2022 - 14:40 WIB
Ilustrasi shalat di masjid. (Foto iStock).
Seksiolog, Dokter Boyke, menyebut LGBT bisa sembuh dengan mendekatkan diri kepada ajaran-ajaran agama. Namun harus ada motivasi kuat dari penderitanya.
"Tapi itu harus dengan motivasi yang kuat, karena tidak mudah untuk menghilangkan keinginan tersebut," ujarnya dikanal YouTube Sonora FM, Selasa (10/5/2022).
Menurut dia, penyimpangan seksual ini memiliki berbagai macam penyebab. Mulai dari prenatal (sebelum dilahirkan) lantaran konsumsi orangtua saat hamil.
Baca Juga: Punya Teman LGBT, Haruskah Dijauhi? Ini Kata Ustadz Adi Hidayat
"Mungkin juga orang tuanya waktu itu banyak makan ayam-ayam yang disuntik dengan hormon, seperti ayam broiler, minum pil KB tapi masih hamil, atau tekanan berat ketika hamil," ujar dia.
Dokter berusia 65 tahun ini juga menyebutkan, penyimpangan seksual bisa dialami seseorang akibat dari gangguan psikologis mereka. Seperti mengalami pelecehan seksual sewaktu kecil, korban bully, sering dibandingkan dengan orang lain, dimarahi orang tua, dan lainnya.
"Dari keseluruhan faktor ini kita tidak tahu mana yang menyebabkan seseorang menjadi LGBT. Namun jika seseorang ingin kembali normal, maka orientasinya membutuhkan sesi konsultasi cukup panjang," ungkapnya.
"Tapi itu harus dengan motivasi yang kuat, karena tidak mudah untuk menghilangkan keinginan tersebut," ujarnya dikanal YouTube Sonora FM, Selasa (10/5/2022).
Menurut dia, penyimpangan seksual ini memiliki berbagai macam penyebab. Mulai dari prenatal (sebelum dilahirkan) lantaran konsumsi orangtua saat hamil.
Baca Juga: Punya Teman LGBT, Haruskah Dijauhi? Ini Kata Ustadz Adi Hidayat
"Mungkin juga orang tuanya waktu itu banyak makan ayam-ayam yang disuntik dengan hormon, seperti ayam broiler, minum pil KB tapi masih hamil, atau tekanan berat ketika hamil," ujar dia.
Dokter berusia 65 tahun ini juga menyebutkan, penyimpangan seksual bisa dialami seseorang akibat dari gangguan psikologis mereka. Seperti mengalami pelecehan seksual sewaktu kecil, korban bully, sering dibandingkan dengan orang lain, dimarahi orang tua, dan lainnya.
"Dari keseluruhan faktor ini kita tidak tahu mana yang menyebabkan seseorang menjadi LGBT. Namun jika seseorang ingin kembali normal, maka orientasinya membutuhkan sesi konsultasi cukup panjang," ungkapnya.