home global news

Geger Penyakit Mulut dan Kuku, Menkes Imbau Warga Tak Khawatir

Rabu, 11 Mei 2022 - 14:18 WIB
Ilustrasi segerombolan sapi limousin di padang rumput. (Foto: Langit7.id/iStock)
Beberapa hari terakhir, publik dihebohkan dengan penyakit mulu dan kuku yang menyerang sejumlah hewan ternak di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Penyakit yang disebabkan oleh virus ini diduga menular ke hewan lainnya, bahkan manusia.

Menanggapi hal itu, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin sudah berkoordinasi dengan Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk memastikan penyakit ini. Menurutnya, penyakit yang menyerang hewan ternak tersebut sangat jarang ditemukan menular ke manusia.

Baca Juga:Menkes Budi Beberkan Cara Penanganan Hepatitis Akut

"Kami sudah diskusi dengan WHO, Badan Kesehatan Hewan Dunia (OIE), bahwa penyakit mulut dan kuku ini memang domainnya ada di hewan. Jadi hampir tidak ada yang loncat ke manusia," ujar Menkes Budi dalam keterangan persnya dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (11/5/2022).

Menkes menambahkan, virus yang menyerang hewan ini berbeda dengan SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 yang ditularkan hewan kelelawar ke manusia, maupun flu babi dan flu burung. Untuk itu, Menkes mengimbau kepada masyarakat untuk tidak khawatir.

"Khusus untuk mulut dan kuku, virus ini memang adanya hanya di hewan yang berkuku dua, jadi sangat jarang yang meloncat ke manusia. Jadi tidak perlu khawatir dari sisi kesehatan manusianya," kata Menkes.

Baca Juga:Soal Vaksin Halal, DPR Minta Pemerintah Laksanakan Putusan MA
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kemenkes budi gunadi sadikin penyakit mulut dan kuku
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya