Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home global news detail berita

Geger Penyakit Mulut dan Kuku, Menkes Imbau Warga Tak Khawatir

Garry Talentedo Kesawa Rabu, 11 Mei 2022 - 14:18 WIB
Geger Penyakit Mulut dan Kuku, Menkes Imbau Warga Tak Khawatir
Ilustrasi segerombolan sapi limousin di padang rumput. (Foto: Langit7.id/iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Beberapa hari terakhir, publik dihebohkan dengan penyakit mulu dan kuku yang menyerang sejumlah hewan ternak di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Penyakit yang disebabkan oleh virus ini diduga menular ke hewan lainnya, bahkan manusia.

Menanggapi hal itu, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin sudah berkoordinasi dengan Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk memastikan penyakit ini. Menurutnya, penyakit yang menyerang hewan ternak tersebut sangat jarang ditemukan menular ke manusia.

Baca Juga: Menkes Budi Beberkan Cara Penanganan Hepatitis Akut

"Kami sudah diskusi dengan WHO, Badan Kesehatan Hewan Dunia (OIE), bahwa penyakit mulut dan kuku ini memang domainnya ada di hewan. Jadi hampir tidak ada yang loncat ke manusia," ujar Menkes Budi dalam keterangan persnya dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (11/5/2022).

Menkes menambahkan, virus yang menyerang hewan ini berbeda dengan SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 yang ditularkan hewan kelelawar ke manusia, maupun flu babi dan flu burung. Untuk itu, Menkes mengimbau kepada masyarakat untuk tidak khawatir.

"Khusus untuk mulut dan kuku, virus ini memang adanya hanya di hewan yang berkuku dua, jadi sangat jarang yang meloncat ke manusia. Jadi tidak perlu khawatir dari sisi kesehatan manusianya," kata Menkes.

Baca Juga: Soal Vaksin Halal, DPR Minta Pemerintah Laksanakan Putusan MA

Sebelumnya, penyakit mulut dan kuku atau PMK telah masuk Boyolali, Jawa Tengah. Sebanyak 15 ekor sapi milik salah seorang warga Desa Singosari, Kecamatan Mojosongo, positif terjangkit PMK.

Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Boyolali, Jawa Tengah, memastikan 15 ekor sapi tersebut terjangkit penyakit mulut dan kuku. Disnakan Boyolali langsung me-lockdown kandang yang berisi belasan sapi sakit itu.

Sebagai informasi, hewan ternak yang rentan terkena virus ini antara lain sapi, kerbau, domba, kambing dan lainnya. Gejala klinis yang dialami hewan ternak ini seperti mengalami demam tinggi, air liur berlebihan dan berbusa.

Kemudian ada sebagian luka lepuh di lidah dan mukosa rongga mulut. Penyakit ini membuat hewan ternak tidak mau makan, sulit berdiri atau gemetar serta ritme napas yang cepat.

Baca Juga:

Menkes Budi Sebut 15 Kasus Hepatitis Akut Terdeteksi di Indonesia

Imunitas Belum Kuat, Anak-Anak Rentan Tertular Hepatitis Misterius


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)