LANGIT7.ID-, Jakarta - -
Konsultan jantung anak senior,
dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA mengumumkan kabar pemecatan dirinya oleh Menteri Kesehatan
Budi Gunadi Sadikin.
Pernyataan tersebut disampaikan dr Piprim melalui unggahan di media sosial miliknya.
"Akhirnya saya dipecat oleh Pak
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin," kata dr Piprim dalam unggahan tersebut, Ahad (15/2/2026).
Baca juga: Menkes Imbau Warga Pakai Masker, Waspadai Paparan Mikroplastik dari Air HujanDalam pernyataannya, ketua
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) itu menyatakan
permintaan maaf pada mahasiswanya di
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan para pasiennya di
RS Cipto Mangunkusumo.
Lewat unggahannya, dr Piprim menyiratkan bahwa keputusan tersebut berhubungan dengan sikapnya yang menolak kolegium di bawah Menkes dinilai tidak independen.
"Saya hanya menjalankan amanah kongres nasional ilmu kesehatan anak di Semarang bahwa kolegium kesehatan anak Indonesia tetap berdiri secara independen. Sehingga kami pada saat itu memperjuangkan independensi kolegium dan menolak kolegium itu ada di bawah Menteri Kesehatan," lanjut dr Piprim.
Meski akhirnya Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa kolegium harus independen, namun malah berujung pada mutasi paksa.
Sebagai informasi, pada April 2025 lalu, dr Piprim
dimutasi dari RSCM ke RSUP Fatmawati.
Baca juga: Soal Dokter Kandungan Cabul di Garut, Kemenkes Minta STR dan SIP Pelaku Dicabut"Saya menolak mutasi yang tidak sesuai asas meritokrasi terhadap mutasi seorang ASN, kemudian saya dipecat oleh Bapak Menteri Kesehatan," jelasnya.
Menutup pernyataannya, dr Piprim kembali menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pasien dan mahasiswanya karena tidak dapat lagi memberikan layanan maupun pengajaran. Ia juga mengungkapkan harapan agar anak-anak Indonesia senantiasa sehat.
"Mohon maaf kepada semua pasien saya dan murid-murid saya yang tidak bisa saya layan lagi dan saya ajari lagi. Terima kasih. Semoga anak-anak Indonesia tetap sehat," pungkasnya.
(est)