LANGIT7.ID-, Jakarta - - Dosen
Universitas Islam Makassar (UIM), Amal Said resmi diberhentikan secara tidak hormat usai menyerobot antrean dan meludahi kasir
minimarket.
Tindakan Amal Said dinilai telah melanggar
etika berat serta mencoreng nama baik institusi.
"Kami merespons tegas. Tindakan tersebut sangat tidak etis dan jauh dari nilai kemanusiaan. Yang bersangkutan resmi kami berhentikan sebagai dosen UIM," kata Rektor
UIM, Prof Muammar Bakry dalam keterangan resmi.
Baca juga: Seribu Mahasiswa UIM Ikuti Pembukaan Mata Kuliah Ko-Kurikuler Pencak Silat Pagar NusaSebagai ASN yang diperbantukan, Amal Said kini dikembalikan ke LLDIKTI Wilayah IX.
Amal Said yang bergelar doktor itu juga terancam pidana setelah pegawai minimarket yang diludahinya melapor ke ke Polsek Tamalanrea.
Video dari rekaman CCTV yang memperlihatkan Amal Said, yang diduga menyerobot antrean, viral di media sosial.
Dalam video yang Amal Said tak terima usai ditegur kasir untuk mengantre dari awal. Amal langsung protes dan meludahi kasir tersebut.
Menurut Amal Said, apa yang dilakukannya adalah hal yang manusiawi karena ia kesal dengan perlakuan kasir itu.
"Mulai di dadaku itu agak lain-lain. Karena disuruh begitu. Dalam hatiku, ini anak apa maunya saya dikasih begitu. Saya ini orang tua, sudah putih rambutku." kata Amal Said.
Baca juga: Stafsus Menag Minta UIM Selektif Kerja Sama dengan LibyaAmal membela diri bahwa dirinya tidak menyerobot antrean seperti yang dituduhkan. Menurutnya ia hanya pindah ke antrean yang sudah kosong.
"Sata dituduh menyerobot antrean. Sebenarnya tidak, saya pindah dari antrean yang tujuh orang di situ ke antrean yang sudah kosong. Tidak benar itu saya menyerobot," tegasnya.
(est)