Syaikh Muhammad bin Ibrahim At-Tuwaijri lewat Ringkasan Fiqih Islam mengingatkan pentingnya akhlak mulia terhadap wanita dan pembantu. Pendekatan persuasif tanpa kekerasan menjadi kunci stabilitas domestik.
Al-Quran mewajibkan perlindungan total terhadap rasionalitas pikiran dari polusi khamar dan judi. Larangan ini bertujuan menjaga lukisan iman dan watak manusia agar tetap bersih dari kerusakan moral.
Jejak Dzulqarnain kembali muncul dalam perbincangan klasik lewat tafsir Yusuf al-Qardhawi. Kisahnya tak dimaksudkan sebagai teka-teki sejarah, melainkan potret kuasa, integritas, dan batas pengetahuan manusia.
Hadis tentang taubat yang menghapus dosa memotret bagaimana Islam membangun etika penyembuhan batin. Tetapi tambahan riwayat tentang istighfar yang berpura-pura membuka sisi gelap spiritualitas yang sering disembunyikan.
Akhlak terhadap manusia bukan sekadar etika sopan santun. Ia menuntut empati, kelapangan dada, dan keberanian menahan diri. Al-Quran membentangkan standar moral yang jauh melampaui etiket sosial.
Dalam dunia yang menjadikan makan sebagai gaya hidup dan simbol status, Al-Quran mengembalikannya ke makna asal: tindakan spiritual. Makan bukan sekadar urusan perut, tapi cermin iman dan kesadaran.
Fenomena streamer dan budaya saweran kian marak di dunia maya. Di balik layar hiburan, muncul tanya etis: apakah gift digital ini sedekah modern, bentuk apresiasi, atau justru gaya baru meminta-minta?
Islam menolak kemakmuran yang lahir dari kezaliman. Dalam pandangan Yusuf Qardhawi, kerja bukan sekadar mencari nafkah, tapi ujian nurani: halal tidak hanya pada hasil, tapi juga pada cara.
Dalam tafsirnya, Quraish Shihab menulis bahwa musyawarah sejati lahir dari kelembutan, pemaafan, dan hubungan jernih dengan Tuhanbukan sekadar adu argumen antar manusia.
Di tengah dunia yang sibuk mengejar kepentingan pribadi, itsar tampak seperti legenda. Padahal dalam Islam, mendahulukan orang lain adalah puncak iman sosial dan fondasi peradaban yang beradab.
Etika pertemuan dalam Islam bukan sekadar aturan lahiriah, tapi fondasi moral. Menahan pandangan, menjaga aurat, hingga bicara sopan adalah cermin kesucian hati dan martabat sosial.
Wakil Ketua DPR RI Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Cucun Ahmad Syamsurijal meminta negara untuk tidak mentolerir setiap tindakan asusila yang dilakukan dokter