home edukasi & pesantren

Tradisi Syawalan di Pesantren KHAS, Healing Ruhani Para Alumni

Kamis, 12 Mei 2022 - 03:30 WIB
Syawalan, tradisi alumni Ponpes KHAS Kempek Cirebon (foto: khaskempek.com)
Pesantren KH Aqil Siroj (KHAS) di Desa Kempek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon memiliki tradisi Syawalan yang digelar pada Syawal setiap tahun. Tradisi ini mirip halal bi halal. Hanya saja lebih bersifat khusus bagi para santri, alumni, dan jamaah pesantren.

Tradisi ini biasanya digelar pada 8 Syawal atau bertepatan dengan hari raya ketupat, tapi tak sedikit alumni yang datang sesudah tanggal tersebut. ha tersebut tergantung kesepakatan masing-masing angkatan alumni.

Syawalan juga menjadi momen reuni tiap alumni. Setiap angkatan datang ke pesantren berkunjung ke rumah-rumah kiai untuk tabarukan, meminta nasihat, dan doa. Mereka juga berziarah ke makam kiai di komplek pemakaman keluarga masyaikh yang tidak jauh dari lokasi pesantren. Para alumni yang memiliki majelis biasanya datang membawa serta jamaah.

KH Muhammad BJ, salah satu masyayikh Pesantren KHAS, menjelaskan, tradisi Syawalan itu memiliki urgensi yang sangat penting. Sebab, momen itu menjadi kesempatan bagi para alumni untuk memperoleh nasihat dan semangat secara langsung dari para kiai pesantren.

Baca Juga: Tradisi Syawalan Ajang Silaturahmi Masyarakat Cirebon



"Ibaratnya ini momen untuk men-charge para alumni dan supaya mereka selalu memiliki prinsip yang sudah diajarkan guru-gurunya di sini," kata Kiai Muhammad, dikutip dari NU Online, Rabu (11/5/2022).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pondok pesantren pesantren tradisional alumni pesantren syawal halal bihalal
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya