home global news

Wabah PMK, MUI Minta Umat Pilih Hewan Kurban yang Sehat

Sabtu, 21 Mei 2022 - 09:05 WIB
Kambing kurban di pasar ternak. Foto: Langit7/iStock
Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak seperti sapi, kerbau, dan kambing mengkhawatirkan sebagian masyarakat Indonesia. Pasalnya, penyakit ini disebut sangat menular dan menyerang semua hewan berkuku belah atau genap.

Mengutip dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat (DKPP Jabar), tingkat penularan PMK cukup tinggi, dengan tingkat kematian 1-5 persen.

Baca juga: Antisipasi Wabah PMK, Pemprov Jabar Awasi Peredaran Hewan Kurban

Gejala atau tanda dari hewan dengan PMK ini antara lain terlihat lemah, lesu, kaki pincang, air liur berlebihan, tidak mau makan, hingga mulut melepuh.

Menanggapi wabah tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meminta masyarakat menghindari hewan ternak baik sapi, kambing, atau kerbau yang terpapar atau bergejala PMK untuk kurban.

“Hewan terpapar PMK itu kan berpenyakit, kalau ada hewan yang sehat sebaiknya kita tidak menggunakan hewan sakit karena akan berdampak pada hal-hal yang mudharat,” kata Ketua Komisi Fatwa MUI DIY, KH Makhrus Munajat, dikutip dari laman MUI, Sabtu (21/5/2022).

Lagipula, lanjut Makhrus, syariat Islam mewajibkan hewan yang sehat, tidak cacat fisik, dan cukup umur sebagai syarat kurban.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
wabah pmk hewan kurban mui diy
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya