home lifestyle muslim

Melacak Tren Positif Ta'aruf di Indonesia, Antitesis dari Pacaran

Kamis, 26 Mei 2022 - 01:00 WIB
Salah satu adegan di film Ayat-ayat Cinta (2008) yang menampilkan proses taaruf (foto: MD Entertainment)
Ta'aruf kini banyak ditempuh oleh muda-mudi muslim yang ingin menikah. Alih-alih pacaran bertahun-tahun, mereka memilih melakukan perkenalan serius untuk melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan.

Founder Ngaji Jodoh, Ustadz Oki Aryono, menjelaskan, ta'aruf memiliki makna yang sangat luas. Secara bahasa bermakna berkenalan. Bisa untuk berkenalan secara umum, misal dalam lingkungan kerja, mitra bisnis, dan kasus-kasus lain di tengah masyarakat.

Namun, kata ta'aruf mengalami penyempitan makna jika ditinjau dalam defenisi Islam. Ta'aruf artinya aktivitas berkenalan antara pria dan wanita yang sama-sama ingin melanjutkan ke jenjang pertunangan dan puncaknya pernikahan.

Aktivis muda muslim di Indonesia awalnya menggunakan istilah ta'aruf sekitar awal 1980-1998. Ta'aruf ini merupakan antitesis atau sebagai lawan dari pacaran. Sebab aktivis muda musim kala itu melihat betapa mudharatnya pacaran.

Baca Juga: Nggak Sembarangan, Begini Proses Ta'aruf Menurut Syariat Islam



"Bahkan ada film Catatan Si Boy sequel pertama (1987) yang muncul karakter Si Boy yang ditampilkan sebagai pemuda metropolitan yang beragama muslim, namun getol berpacaran dan bermesraan dengan teman wanita secara massif dan jauh dari adab-adab Islami," kata Oki kepada LANGIT7.ID, Rabu (25/5/2022).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pernikahan dakwah khitbah ijtihad taaruf
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya