Ketika Imam Al-Ghazali Meruntuhkan Filsafat Aristoteles
Muhajirin
Sabtu, 28 Mei 2022 - 18:41 WIB
Ilustrasi (foto: istimewa)
Imam Al-Ghazali dikenal sebagai salah satu Imam yang menguasai filsafat dan mengkritik paham filsafat yang tak sesuai Al-Qur'an dan Sunnah. Kehebatan Al-Ghazali dalam filsafat ialah berhasil mematahkan filsuf terkenal dari barat, Aristoteles.
Pengasuh Pondok Pesantren Luhur Ats-Tsaqafah, KH Said Aqil Siradj, menuturkan bahwa sebelum Al-Ghazali mengkritik pemahaman para filsuf yang bertentangan dengan Al-Qur'an dan Sunnah, Al-Ghazali sudah menulis kitab Maqashidul Falasifah. Buku tersebut menjelaskan tentang maksud-maksud atau pemahaman para filsuf.
Setelah itu, Al-Ghazali menulis Tahaafut Al Falasifah (keruntuhan filsafat). Dalam kitab ini, Al-Ghazali menyebut ada 16 poin pemahaman filsuf yang termasuk bid'ah. Lalu, 3 poin masuk ke dalam jurang kekufuran.
Baca Juga: Cara Aplikatif Agar Filsafat tak Bertentangan dengan Agama
Ketiga hal itu yaitu pendapat filsuf bahwa alam itu azali atau qadim (eternal in the past). Ia juga meluruskan pendapat filsuf bahwa Tuhan tidak mengetahui hal-hal partikular (juz'iyyat), dan paham filsuf yang mengingkari ada kebangkitan tubuh di hari akhirat.
Pengasuh Pondok Pesantren Luhur Ats-Tsaqafah, KH Said Aqil Siradj, menuturkan bahwa sebelum Al-Ghazali mengkritik pemahaman para filsuf yang bertentangan dengan Al-Qur'an dan Sunnah, Al-Ghazali sudah menulis kitab Maqashidul Falasifah. Buku tersebut menjelaskan tentang maksud-maksud atau pemahaman para filsuf.
Setelah itu, Al-Ghazali menulis Tahaafut Al Falasifah (keruntuhan filsafat). Dalam kitab ini, Al-Ghazali menyebut ada 16 poin pemahaman filsuf yang termasuk bid'ah. Lalu, 3 poin masuk ke dalam jurang kekufuran.
Baca Juga: Cara Aplikatif Agar Filsafat tak Bertentangan dengan Agama
Ketiga hal itu yaitu pendapat filsuf bahwa alam itu azali atau qadim (eternal in the past). Ia juga meluruskan pendapat filsuf bahwa Tuhan tidak mengetahui hal-hal partikular (juz'iyyat), dan paham filsuf yang mengingkari ada kebangkitan tubuh di hari akhirat.