Teologi Asy'ariyah menjembatani wahyu dan nalar secara presisi. Tesis kuno tentang alam berpermulaan kini divalidasi astronomi modern. Kontribusi orisinal Islam yang warnai teologi dunia hingga kini.
Filsafat Islam tak lahir dari ruang hampa. Neoplatonisme, ajaran filsuf pagan Plotinus, ikut membentuk kosmologi dan metafisika Muslim, sekaligus memicu perdebatan serius dengan doktrin wahyu.
Filsafat Islam tumbuh dari perjumpaan panjang dengan warisan Yunani. Di balik hormat besar pada Aristoteles, yang hidup justru Aristotelianismeajaran yang telah ditafsir, disaring, dan diolah ulang lintas zaman.
Filsafat Islam lahir dari dialog rumit antara wahyu dan rasio. Aristotelianisme dan Neoplatonisme tidak ditelan mentah, tetapi diolah ulang hingga melahirkan tradisi kalam dan filsafat yang orisinal dan berpengaruh global.
Dalam ?ikmat al-Ishrq, Suhrawardi menekankan pengalaman batin sebagai sumber ilmu. Di era AI atau Artificial Intelligence dan big data, pesannya terasa semakin relevan.
Teknologi dan AI memberi jawaban cepat, tapi tak mampu menenangkan jiwa. Di tengah krisis makna dan kesepian digital, agama tetap menjadi pelampung yang tak tergantikan sepanjang zaman.
Neraka itu, kata Imam Al-Ghazali, bukanlah liang dipenuhi ular dan bara, melainkan kekecewaan jiwa. Surga bukanlah istana berpilar mutiara, tapi kebeningan rohani.
Menurut Harun Nasution, dari warga negara non-Islam ini timbul satu golongan yang tidak senang dengan kekuasaan Islam dan oleh karena itu ingin menjatuhkan Islam.
Quraish Shihab menjelaskan, tidak sedikit ayat Al-Quran yang berbicara tentang manusia bahkan manusia adalah makhluk pertama yang telah disebut dua kali dalam rangkaian Wahyu Pertama (QS 96:1-5).
Dewasa ini diakui oleh ahli-ahli sejarah dan ahli-ahli filsafat sains bahwa sejumlah gejala yang dipilih untuk dikaji oleh komunitas ilmuwan sebenarnya ditentukan oleh pandangan terhadap realitas atau kebenaran yang telah diterima oleh komunitas tersebut.
Kata-kata bijak dalam budaya Nusantara tidak hanya indah, tetapi juga penuh dengan makna filosofis yang dapat dijadikan sebagai pegangan hidup dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Direktur Utama INSISTS, Prof. Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, menjelaskan, cara pandang (worldview) seorang muslim memandang realitas dan kebenaran. Islam memiliki konsep kebenaran sendiri yang berbeda dengan konsep Barat.
Direktur Utama INSISTS, Prof. Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, mengatakan, worldview merupakan alat untuk mengukur sebuah peradaban, agama, hingga ideologi. Sejak dimunculkan oleh Immanuel Kant, istilah worldview sering digunakan dalam ruang pendidikan dan diskursus yang populer.