Tafsir An Nisa Ayat 9, Jangan Tinggalkan Generasi yang Lemah
Mahmuda attar hussein
Rabu, 01 Juni 2022 - 17:00 WIB
Ilustrasi membaca Al-Quran. (Foto: iStock).
Orangtua ditugaskan untuk membesarkan anak-anaknya dengan baik, agar tumbuh kuat dan mandiri. Jangan sampai meninggalkan keturunan atau generasi yang lemah.
Ulama besar Imam Nawawi menjelaskan makna dari surat An Nisa ayat 9 tentang makna Dzurriyatan dhi'afan (keturunan yang lemah). Yang perlu dicemaskan orang tua, yaitu jangan sampai meninggalkan keturunan yang lemah dalam hal ekonomi, ilmu pengetahuan, keagamaan dan akhlaknya.
Berikut redaksi surat An Nisa ayat 9
وَلْيَخْشَ الَّذِيْنَ لَوْ تَرَكُوْا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعٰفًا خَافُوْا عَلَيْهِمْۖ فَلْيَتَّقُوا اللّٰهَ وَلْيَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًا
Artinya: Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar.
Baca Juga: Tafsir An Nisa Ayat 48: Dosa Syirik Tidak Akan Diampuni Allah
Menurut tafsir Jalalain, seseorang harus waspada terhadap nasib anak yatim atau orang-orang yang ditinggalkan mereka. Yaitu anak-anak kecil yang dikhawatirkan terlantar saat ditinggalkan.
Ulama besar Imam Nawawi menjelaskan makna dari surat An Nisa ayat 9 tentang makna Dzurriyatan dhi'afan (keturunan yang lemah). Yang perlu dicemaskan orang tua, yaitu jangan sampai meninggalkan keturunan yang lemah dalam hal ekonomi, ilmu pengetahuan, keagamaan dan akhlaknya.
Berikut redaksi surat An Nisa ayat 9
وَلْيَخْشَ الَّذِيْنَ لَوْ تَرَكُوْا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعٰفًا خَافُوْا عَلَيْهِمْۖ فَلْيَتَّقُوا اللّٰهَ وَلْيَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًا
Artinya: Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar.
Baca Juga: Tafsir An Nisa Ayat 48: Dosa Syirik Tidak Akan Diampuni Allah
Menurut tafsir Jalalain, seseorang harus waspada terhadap nasib anak yatim atau orang-orang yang ditinggalkan mereka. Yaitu anak-anak kecil yang dikhawatirkan terlantar saat ditinggalkan.