Mantan Anak Punk Naik Haji, Fatchul: Niat Ingin Berubah Jadi Baik
Fifiyanti Abdurahman
Senin, 06 Juni 2022 - 20:31 WIB
Fatchul Supriyanto, mantan anak punk yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini. Foto: Diskominfo Jawa Timur.
Jemaah calon haji dari kelompok terbang (kloter) 3 Surabaya, Fatchul Supriyanto tak pernah menyangka dirinya bisa menunaikan rukun Islam kelima di usia muda.
Keberangkatan Fatchul karena menjadi ahli waris pengganti haji sang ayah yang meninggal dunia setahun lalu. Sejak dirinya diputuskan menjadi pengganti haji, mantan anak punk ini mulai mencari kyai dan gus dari pesantren di Kediri.
Menurut Fatchul, berangkat haji menjadi cambukan besar bagi dirinya untuk bisa berubah menjadi lebih baik lagi baik dalam hal ibadah maupun muamalah lainnya.
Baca juga: Waspada Dua Penyakit Intai Jamaah Haji, Begini Cara Mengatasinya
Adalah Gus Rofik dari Kediri, salah satu Gus yang menjadi rujukan Fatchul memotivasinya dengan kata "Lebih baik menjadi mantan preman, daripada menjadi mantan ustad"
Fatchul mengaku sempat merasa ketakutan dalam diri akan dosa-dosanya di masa lalu.
"Ya, sempat takut katanya ada balasan pas diMekkah, tapi ya kalau niat kita ingin berubah menjadi baik, kenapa tidak," ujarnya.
Keberangkatan Fatchul karena menjadi ahli waris pengganti haji sang ayah yang meninggal dunia setahun lalu. Sejak dirinya diputuskan menjadi pengganti haji, mantan anak punk ini mulai mencari kyai dan gus dari pesantren di Kediri.
Menurut Fatchul, berangkat haji menjadi cambukan besar bagi dirinya untuk bisa berubah menjadi lebih baik lagi baik dalam hal ibadah maupun muamalah lainnya.
Baca juga: Waspada Dua Penyakit Intai Jamaah Haji, Begini Cara Mengatasinya
Adalah Gus Rofik dari Kediri, salah satu Gus yang menjadi rujukan Fatchul memotivasinya dengan kata "Lebih baik menjadi mantan preman, daripada menjadi mantan ustad"
Fatchul mengaku sempat merasa ketakutan dalam diri akan dosa-dosanya di masa lalu.
"Ya, sempat takut katanya ada balasan pas diMekkah, tapi ya kalau niat kita ingin berubah menjadi baik, kenapa tidak," ujarnya.