home masjid

Tafsir Ali Imran Ayat 97, Kewajiban Ibadah Haji Bagi yang Mampu

Rabu, 08 Juni 2022 - 11:09 WIB
Ilustrasi keberangkatan jamaah haji asal Indonesia. (Foto: Istimewa).
Haji termasuk salah satu ibadah spesial yang diperintahkan Allah SWT. Kewajiban menjalankan haji ditujukan bagi umat Islam yang mampu dari berbagai kesiapan.

Dalam Al Quran Surat Ali Imran ayat 97 Allah SWT memerintahkan ibadah haji bagi hamba-Nya yang mampu. Dijelaskan ada tempat-tempat mulia yang dikunjungi jemaah haji, di antaranya maqam Ibrahim. Serta ketegasan Allah bahwa tidak membutuhkan apapun dari hamba-Nya.

Berikut redaksi Surat Ali Imran ayat 97

فِيْهِ اٰيٰتٌۢ بَيِّنٰتٌ مَّقَامُ اِبْرٰهِيْمَ ەۚ وَمَنْ دَخَلَهٗ كَانَ اٰمِنًا ۗ وَلِلّٰهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ اِلَيْهِ سَبِيْلًا ۗ وَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعٰلَمِيْنَ

Artinya: Di sana terdapat tanda-tanda yang jelas, (di antaranya) maqam Ibrahim. Barangsiapa memasukinya (Baitullah) amanlah dia. Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Barangsiapa mengingkari (kewajiban) haji, maka ketahuilah bahwa Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam.

Baca Juga: Sejarah Syariat Ibadah Haji Sejak Nabi Ibrahim hingga Muhammad

Menurut tafsir Jalalain, yang dimaksud maqam Ibrahim adalah batu tempat berpijak Ibrahim sewaktu mendirikan ka'bah. Kedua telapak kaki Ibrahim waktu berdiri meninggalkan bekas hingga sekarang. Oleh karena itu maqam Ibrahim disebut tempat mulia dan umat muslim disunahkan shalat di dalamnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ibadah haji jemaah haji tafsir alquran
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya