Kongres Halal Diharapkan Sukseskan Jaminan Produk Halal Nasional dan Internasional
Fajar adhitya
Kamis, 16 Juni 2022 - 06:05 WIB
Ilustrasi produk halal. Foto: Langit7.id/iStock
Majelis Ulama Indonesia (MUI) rampung menggelar Kongres Halal Internasional (KHI) di Bangka Belitung, Rabu (15/6/2022). Kongres ini diharapkan tak sekadar seremonial, tapi harus mendapat tindak lanjut.
Anggota KHI telah merumuskan deklarasi Resolusi Halal Dunia. Resolusi ini dinilai bisa mendorong komitmen implementasi jaminan halal secara nasional maupun global. Baik industri halal, produsen halal, maupun pariwisata halal di Tanah Air dan dunia akan terikat dengan komitmen tersebut.
Baca Juga:MUI Ajak Masyarakat Tingkatkan Ketersediaan Produk dan Jasa Halal
“Kami menaruh harapan yang sangat besar karena kongres ini jangan sekadar menghabiskan waktu, biaya, dan tenaga tetapi bagaimana kita menindaklanjuti dengan sebaik-baiknya,” kata Sekretris Jenderal MUI, KH Amirsyah Tambunan dalam konferensi pers diikuti secara virtual, Rabu (15/6/2022) malam WIB.
Amirsyah mendorong resolusi halal KHI dapat diaktualisasikan. Perguruan tinggi, lanjut Amirsyah, bisa berperan dalam menguatkan edukasi dan penelitian halal. Begitu juga dengan stake holder yang terlibat langsung dalam penyediaan dan distribusi produk.
“Begitu juga penyelenggara halal, termasuk ekspor impor halal yang harus kita dukung bersama,” kata Amirysah.
Anggota KHI telah merumuskan deklarasi Resolusi Halal Dunia. Resolusi ini dinilai bisa mendorong komitmen implementasi jaminan halal secara nasional maupun global. Baik industri halal, produsen halal, maupun pariwisata halal di Tanah Air dan dunia akan terikat dengan komitmen tersebut.
Baca Juga:MUI Ajak Masyarakat Tingkatkan Ketersediaan Produk dan Jasa Halal
“Kami menaruh harapan yang sangat besar karena kongres ini jangan sekadar menghabiskan waktu, biaya, dan tenaga tetapi bagaimana kita menindaklanjuti dengan sebaik-baiknya,” kata Sekretris Jenderal MUI, KH Amirsyah Tambunan dalam konferensi pers diikuti secara virtual, Rabu (15/6/2022) malam WIB.
Amirsyah mendorong resolusi halal KHI dapat diaktualisasikan. Perguruan tinggi, lanjut Amirsyah, bisa berperan dalam menguatkan edukasi dan penelitian halal. Begitu juga dengan stake holder yang terlibat langsung dalam penyediaan dan distribusi produk.
“Begitu juga penyelenggara halal, termasuk ekspor impor halal yang harus kita dukung bersama,” kata Amirysah.