3 Fokus BI Hadapi Inflasi, Keuangan Syariah Jadi Solusi
Mahmuda attar hussein
Kamis, 16 Juni 2022 - 15:00 WIB
Ilustrasi keuangan syariah untuk menghadapi inflasi global. (Foto: iStock).
Ada 3 fokus Bank Indonesia menghadapi inflasi global saat ini. Kondisi tersebut harus disiasati secara matang, salah satunya dengan menerapkan keuangan syariah.
Indonesia sebagai mayoritas muslim memang perlu sistem manajemen keuangan syariah. Metode ini pun diyakini Pemerintah, termasuk Bank Indonesia (BI) untuk mengatasi inflasi.
Berikut 3 fokus utama BI dalam menghadapi inflasi global:
Baca Juga: Indef Sebut Inflasi Tinggi akibat Perang Rusia-Ukraina
1. Outlook economy
Secara keseluruhan outlook economy Indonesia dapat dikatakan positif. Hal ini dilihat dari pergerakan pada tahun ini yang diperkirakan meningkat kisaran 4,5-5,3 persen, sedangkan tahun depan 4,7-5,5 persen.
"Dengan demikian Indonesia kembali pada pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen. Dukungannya tidak hanya dari domestik di mana mobilitas meningkat, tapi juga dari ekspor, investasi, dan stimulus dari fiskal dan moneter," kata Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam Seminar Mengelola Inflasi untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi, di Novotel Bali Nusa Dua, Rabu (15/6/2022).
Indonesia sebagai mayoritas muslim memang perlu sistem manajemen keuangan syariah. Metode ini pun diyakini Pemerintah, termasuk Bank Indonesia (BI) untuk mengatasi inflasi.
Berikut 3 fokus utama BI dalam menghadapi inflasi global:
Baca Juga: Indef Sebut Inflasi Tinggi akibat Perang Rusia-Ukraina
1. Outlook economy
Secara keseluruhan outlook economy Indonesia dapat dikatakan positif. Hal ini dilihat dari pergerakan pada tahun ini yang diperkirakan meningkat kisaran 4,5-5,3 persen, sedangkan tahun depan 4,7-5,5 persen.
"Dengan demikian Indonesia kembali pada pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen. Dukungannya tidak hanya dari domestik di mana mobilitas meningkat, tapi juga dari ekspor, investasi, dan stimulus dari fiskal dan moneter," kata Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam Seminar Mengelola Inflasi untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi, di Novotel Bali Nusa Dua, Rabu (15/6/2022).