Perjalanan Spiritual Lady Evelyn, Wanita Inggris Pertama yang Pergi Haji
Fifiyanti Abdurahman
Sabtu, 18 Juni 2022 - 11:00 WIB
Lady Eveyn Murray dan sang suami, John Cobbold. Foto: BBC
Menjadi mualaf bukan hal baru, banyak yang sudah melakukannya baik dari kalangan kurang mampu hingga keluarga kelas atas atau para bangsawan. Umumnya kaum bangsawan ini terpesona oleh Islam, ketika mereka melakukan perjalanan ke tanah Muslim.
Salah satunya datang dari keluarga aristokrat, Lady Evelyn Murray. Ia lahir di Edinburgh pada akhir 1800-an dan menghabiskan masa kecilnya di Skotlandia dan Afrika Utara. Di Afrika menjadi tempat pertama dirinya mengenal Islam dan mengunjungi masjid bersama teman-teman Aljazairnya.
Baca juga: Abdullah Quilliam, Mualaf Pertama Era Victoria Penyebar Islam di Inggris
"Di sana, saya belajar berbicara bahasa Arab dan kesenangan saya adalah melarikan diri dari pengasuh saya dan mengunjungi masjid dengan teman-teman Aljazair saya. Tanpa sadar saya sedikit Muslim di hati," seperti dikisahkah BBC, dikutip Sabtu (18/6/2022).
Di tanah leluhurnya di Dunmore Park, Lady Evelyn dikenal mahir dalam menguntit rusa dan memancing ikan salmon. Sang ayah Earl of Dunmore ke-7, sering bepergian ke berbagai tujuan termasuk Cina dan Kanada. Ibunya, seorang dayang Ratu Victoria, juga dikenal sebagai seorang musafir yang rajin. Dari latar belakang kedua orang tuanya, dapat dipastikan Lady Evelyn tampaknya mewarisi nafsu berkelana mereka.
Dalam perjalanannya di Kairo, ia bertemu John Cobbold seorang pengusaha yang merupakan bagian dari dinasti tempat pembuatan bir yang mengelola Ipswich Town FC. Keduanya memadu kasih dan akhirnya menikah di Kairo. Untuk kapan tepatnya Lady masuk Islam tidak ada yang mengetahui.
"Saya sering ditanya kapan dan mengapa saya menjadi seorang Muslim. Saya hanya bisa menjawab bahwa saya tidak tahu kapan tepatnya kebenaran Islam muncul di hadapan saya. Sepertinya saya selalu menjadi seorang Muslim," tulis Lady Evelyn dalam memoarnya.
Salah satunya datang dari keluarga aristokrat, Lady Evelyn Murray. Ia lahir di Edinburgh pada akhir 1800-an dan menghabiskan masa kecilnya di Skotlandia dan Afrika Utara. Di Afrika menjadi tempat pertama dirinya mengenal Islam dan mengunjungi masjid bersama teman-teman Aljazairnya.
Baca juga: Abdullah Quilliam, Mualaf Pertama Era Victoria Penyebar Islam di Inggris
"Di sana, saya belajar berbicara bahasa Arab dan kesenangan saya adalah melarikan diri dari pengasuh saya dan mengunjungi masjid dengan teman-teman Aljazair saya. Tanpa sadar saya sedikit Muslim di hati," seperti dikisahkah BBC, dikutip Sabtu (18/6/2022).
Di tanah leluhurnya di Dunmore Park, Lady Evelyn dikenal mahir dalam menguntit rusa dan memancing ikan salmon. Sang ayah Earl of Dunmore ke-7, sering bepergian ke berbagai tujuan termasuk Cina dan Kanada. Ibunya, seorang dayang Ratu Victoria, juga dikenal sebagai seorang musafir yang rajin. Dari latar belakang kedua orang tuanya, dapat dipastikan Lady Evelyn tampaknya mewarisi nafsu berkelana mereka.
Dalam perjalanannya di Kairo, ia bertemu John Cobbold seorang pengusaha yang merupakan bagian dari dinasti tempat pembuatan bir yang mengelola Ipswich Town FC. Keduanya memadu kasih dan akhirnya menikah di Kairo. Untuk kapan tepatnya Lady masuk Islam tidak ada yang mengetahui.
"Saya sering ditanya kapan dan mengapa saya menjadi seorang Muslim. Saya hanya bisa menjawab bahwa saya tidak tahu kapan tepatnya kebenaran Islam muncul di hadapan saya. Sepertinya saya selalu menjadi seorang Muslim," tulis Lady Evelyn dalam memoarnya.