Jemaah Haji Gelombang Kedua Diimbau Kenakan Ihram Sejak Keberangkatan
Fifiyanti Abdurahman
Kamis, 23 Juni 2022 - 13:30 WIB
Jemaah haji yang akan melakukan ritual lempar jumrah. Mekkah, Arab Saudi, 10 Agustus 2019 lalu. Foto: Langit7/iStock
Jemaah haji Indonesia diimbau untuk mengenakanpakaian ihram sejak dari embarkasi pemberangkatan di Tanah Air. Imbauan ini disampaikan Kepala Sie Bimbingan Ibadah dan Pengawasan KBIHU Daker Bandara Wahyu Dewarini.
Tujuannya, untuk mempercepat proses karena waktu di Bandara Jeddah cukup terbatas. Sehingga, setibanya di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, jemaah tinggal melaksanakan shalat sunah umrah. Untuk niat danmiqat, bisa memilih antara dari Embarkasi, Yalamlam (di atas pesawat), atau saat tiba di Jeddah.
Baca juga: Kain Ihram Simbol Persamaan Derajat Manusia di Depan Allah SWT
Terkait pemakaian ihram sejak diembarkasi, Dewarini mengaku telah mengirimkan surat ke pihak embarkasi dan Kantor Wilayah Kemenag Provinsi.
"Kami sudah bersurat ke embarkasi dan Kanwil Kemenag seluruh Indonesia sejak 30 Mei 2022, untuk mengimbau dan mensosialisasikan agar semua jemaah mengenakan pakaian ihram sedari embarkasi," kata Rini dalam keterangan yang dikutip Kamis (23/6/2022).
Di samping itu, Rini juga meminta semua jemaah tidak mengenakan atribut Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), melainkan atribut nasional, yakni pakaian batik.
"Kami juga mengimbau pihak KBIH agar jemaah tidak mengenakan atribut KBIH, melainkan atribut nasional, yakni batik," ujar Rini.
Tujuannya, untuk mempercepat proses karena waktu di Bandara Jeddah cukup terbatas. Sehingga, setibanya di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, jemaah tinggal melaksanakan shalat sunah umrah. Untuk niat danmiqat, bisa memilih antara dari Embarkasi, Yalamlam (di atas pesawat), atau saat tiba di Jeddah.
Baca juga: Kain Ihram Simbol Persamaan Derajat Manusia di Depan Allah SWT
Terkait pemakaian ihram sejak diembarkasi, Dewarini mengaku telah mengirimkan surat ke pihak embarkasi dan Kantor Wilayah Kemenag Provinsi.
"Kami sudah bersurat ke embarkasi dan Kanwil Kemenag seluruh Indonesia sejak 30 Mei 2022, untuk mengimbau dan mensosialisasikan agar semua jemaah mengenakan pakaian ihram sedari embarkasi," kata Rini dalam keterangan yang dikutip Kamis (23/6/2022).
Di samping itu, Rini juga meminta semua jemaah tidak mengenakan atribut Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), melainkan atribut nasional, yakni pakaian batik.
"Kami juga mengimbau pihak KBIH agar jemaah tidak mengenakan atribut KBIH, melainkan atribut nasional, yakni batik," ujar Rini.