60 Persen Masyarakat Indonesia Siap Beralih ke Teknologi Televisi Digital
Hasanah syakim
Senin, 27 Juni 2022 - 22:38 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan bahwa sebagian besar masyarakat di Indonesia telah siap beralih ke teknologi televisi (TV) digital berdasarkan hasil survey internal Kominfo.
Direktur Jenderal Informasi dan Komuniksi Publik (Dirjen IKP) Kementerian Kominfo, Usman Kansong menyampaikan hasil survei menunjukan bahwa lebih dari 60 persen masyarakat siap beralih dari TV analog ke TV digital.
"Mungkin sekarang kalau melakukan survei lagi, angkanya sudah meningkat. Perkiraan kami antara 70 sampai 80 persen. Artinya masyarakat sudah siap beralih ke teknologi televisi digital,” ujar Usman dalam keerangannya Senin (27/6/2022).
Baca juga:Siap-siap, Netflix, Instagram, hingga Facebook Bisa Diblokir Bulan Depan
Menurutnya, untuk menunjang keberhasilan penghentian siaran TV analog atau analog switch off (ASO), pemerintah bekerja sama dengan berbagai pihak telah menyiapkan dukungan meliputi empat hal.
"Pertama dukungan infrastruktur berupa penyediaan multiplexing di siaran digital, yang mampu menampung setiap siaran televisi yang bermigrasi ke digital dan menjangkau minimal 70 persen populasi dengan siaran TV digital," katanya.
Kedua, dukungan migrasi siaran TV analog ke digital, di mana Lembaga Penyiaran Publik (LPP) maupun Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) harus mengalihkan program siarannya ke multiplexing siaran digital.
Direktur Jenderal Informasi dan Komuniksi Publik (Dirjen IKP) Kementerian Kominfo, Usman Kansong menyampaikan hasil survei menunjukan bahwa lebih dari 60 persen masyarakat siap beralih dari TV analog ke TV digital.
"Mungkin sekarang kalau melakukan survei lagi, angkanya sudah meningkat. Perkiraan kami antara 70 sampai 80 persen. Artinya masyarakat sudah siap beralih ke teknologi televisi digital,” ujar Usman dalam keerangannya Senin (27/6/2022).
Baca juga:Siap-siap, Netflix, Instagram, hingga Facebook Bisa Diblokir Bulan Depan
Menurutnya, untuk menunjang keberhasilan penghentian siaran TV analog atau analog switch off (ASO), pemerintah bekerja sama dengan berbagai pihak telah menyiapkan dukungan meliputi empat hal.
"Pertama dukungan infrastruktur berupa penyediaan multiplexing di siaran digital, yang mampu menampung setiap siaran televisi yang bermigrasi ke digital dan menjangkau minimal 70 persen populasi dengan siaran TV digital," katanya.
Kedua, dukungan migrasi siaran TV analog ke digital, di mana Lembaga Penyiaran Publik (LPP) maupun Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) harus mengalihkan program siarannya ke multiplexing siaran digital.