home global news

Hindari Kegaduhan, MUI Nilai Kebijakan Anies Tutup Holywings Sudah Tepat

Rabu, 29 Juni 2022 - 04:05 WIB
Penutupan outlet Holywings Vendetta di Gatot Soebroto, Jakarta. (Foto: Langit7.id/Ummu)
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengapresiasi keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menutup seluruh gerai Holywings di Ibu Kota. Penutupan outlet Holywings didasarkan pada Perda DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum dan Pergub DKI Jakarta Nomor 18 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata.

Wakil Ketua Umum MUI menilai, penutupan bar dan kelab itu bisa meminimalisir kegaduhan masyarakat. "Sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku di antaranya adalah karena mereka menjual minuman beralkohol secara ilegal," kata Anwar Abbas, Selasa (28/6/2022).

Baca Juga:Penampakan Holywings Vendetta Usai Disegel Satpol PP DKI

Anwar Abbas menilai, Holywings tidak memiliki etika bisnis. Selain itu, Manajemen Holywings tak punya sensitivitas keagamaan dan tendensius dalam promo minuman keras gratis untuk pemilik nama Muhammad dan Maria. "Ini jelas-jelas sangat tendensius dan punya niat buruk yang itu sangat berbahaya," ujarnya.

Menurutnya, tindakan Holywings bisa memantik kemarahan dan kegaduhan ditengah-tengah masyarakat. Oleh karenanya, respons Pemprov DKI dinilai sudah tepat dengan menutup Holywings.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencabut izin usaha seluruh gerai Holywings yang ada di Jakarta. Pencabutan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) berdasarkan rekomendasi dan temuan pelanggaran.

Baca Juga:Satpol PP Awasi 12 Outlet Holywings, Pastikan Tak Beroperasi
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
mui pemprov dki jakarta holywings anwar abbas
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya