Nabi Muhammad Diutus Jadi Rahmat Alam Semesta, Bukan untuk Orang Arab Saja
Muhajirin
Senin, 04 Juli 2022 - 07:11 WIB
ilustrasi (langit7.id/istock)
Pakar Ilmu Al-Qur’an, Dr. KH. Ahsin Sakho Muhammad, mengatakan, salah satu kelebihan Rasulullah SAW adalah diutus menjadi rahmat bagi semesta alam. Itu merupakan sesuatu yang tidak diberikan kepada nabi-nabi terdahulu.
Nabi terdahulu hanya diutus untuk umat atau kelompok komunitas sendiri. Tapi berbeda dengan Nabi Muhammad SAW yang diberikan keistimewaan menjadi rasul untuk seluruh manusia dan menjadi rahmatan lil-alamin.
“Ada lagi yang namanya Rahmat, ada bi'tsah ada Rahmat. Adapun bi'tsah-nya nabi untuk manusia karena beliau nabi akhir zaman dan karena Allah tidak akan ada lagi nabi setelahnya dan Allah tahu karakteristik umat pada akhir zaman berbeda dengan karakteristik pada masa lalu,” kata KH Ahsin Sakho dalam tulisannya, dikutip Senin (4/7/2022).
Baca Juga: Keutamaan Nama Muhammad dan Maria dalam Al-Quran
Rasulullah SAW diutus sebagai rahmatan lil-alamin. Alam memiliki akar kata dari ilmu. Maka itu, selain membawa ilmu, beliau juga mendidik umatnya untuk berakhlak karimah. Sebagaimana tiga wasiat nabi yang penting, disebutkan dalam sebuah hadits:
Nabi terdahulu hanya diutus untuk umat atau kelompok komunitas sendiri. Tapi berbeda dengan Nabi Muhammad SAW yang diberikan keistimewaan menjadi rasul untuk seluruh manusia dan menjadi rahmatan lil-alamin.
“Ada lagi yang namanya Rahmat, ada bi'tsah ada Rahmat. Adapun bi'tsah-nya nabi untuk manusia karena beliau nabi akhir zaman dan karena Allah tidak akan ada lagi nabi setelahnya dan Allah tahu karakteristik umat pada akhir zaman berbeda dengan karakteristik pada masa lalu,” kata KH Ahsin Sakho dalam tulisannya, dikutip Senin (4/7/2022).
Baca Juga: Keutamaan Nama Muhammad dan Maria dalam Al-Quran
Rasulullah SAW diutus sebagai rahmatan lil-alamin. Alam memiliki akar kata dari ilmu. Maka itu, selain membawa ilmu, beliau juga mendidik umatnya untuk berakhlak karimah. Sebagaimana tiga wasiat nabi yang penting, disebutkan dalam sebuah hadits: