Pengamat Nilai Indonesia Tak Bernasib seperti Sri Lanka, Ini Alasannya
Fajar adhitya
Senin, 11 Juli 2022 - 19:41 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) per Juni 2022 semakin membaik. Hal tersebut berdasarkan hasil survei nasional yang dirilis Indikator Politik pada Senin (11/7/2022).
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menilai Indonesia tidak akan bernasib sama seperti Sri Lanka. Pasalnya, dalam kondisi ekonomi, politik, keamanan, penegakan hukum menunjukkan peningkatan persepsi.
Baca Juga:4 Negara Ini Pernah Bangkrut karena Gagal Bayar Utang
"Jadi sebenarnya kekhawatiran Indonesia akan menghadapi situasi seperti Sri Lanka terlalu dibuat-buat. Karena belum ada indikasi yang menunjukkan Indonesia sebagai negara gagal," kata Burhanuddin dalam keterangan tertulisnya.
Persepsi publik yang direkam Indikator Politik sepanjang periode 16-24 Juni 2022 menunjukkan adanya tren positif pada sejumlah indikator stabilitas negara. Pada sektor ekonomi misalnya, terjadi penurunan pada kategori yang menyatakan buruk atau sangat buruk.
Saat ditanya mengenai kondisi ekonomi rumah tangga saat ini dibanding tahun lalu, mayoritas mengaku sangat baik. Indikator Politik menyatakan tren positif ekonomi rumah tangga konsisten naik.
"Ada banyak peran di situ, tapi yang paling utama kondisi ekonomi mengalami perbaikan meskipun masih banyak PR. Tetapi yang mengalami perbaikan pascapandemi membuat kondisi keamanan lebih stabil," ujar Burhanudin.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menilai Indonesia tidak akan bernasib sama seperti Sri Lanka. Pasalnya, dalam kondisi ekonomi, politik, keamanan, penegakan hukum menunjukkan peningkatan persepsi.
Baca Juga:4 Negara Ini Pernah Bangkrut karena Gagal Bayar Utang
"Jadi sebenarnya kekhawatiran Indonesia akan menghadapi situasi seperti Sri Lanka terlalu dibuat-buat. Karena belum ada indikasi yang menunjukkan Indonesia sebagai negara gagal," kata Burhanuddin dalam keterangan tertulisnya.
Persepsi publik yang direkam Indikator Politik sepanjang periode 16-24 Juni 2022 menunjukkan adanya tren positif pada sejumlah indikator stabilitas negara. Pada sektor ekonomi misalnya, terjadi penurunan pada kategori yang menyatakan buruk atau sangat buruk.
Saat ditanya mengenai kondisi ekonomi rumah tangga saat ini dibanding tahun lalu, mayoritas mengaku sangat baik. Indikator Politik menyatakan tren positif ekonomi rumah tangga konsisten naik.
"Ada banyak peran di situ, tapi yang paling utama kondisi ekonomi mengalami perbaikan meskipun masih banyak PR. Tetapi yang mengalami perbaikan pascapandemi membuat kondisi keamanan lebih stabil," ujar Burhanudin.