Mahfud MD: Medsos Sekarang Seram, Pemerintah seperti Mau Runtuh
Fajar adhitya
Selasa, 12 Juli 2022 - 22:35 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD menyoroti dinamika percakapan media sosial yang selalu mendiskreditkan pemerintah. Media sosial terbilang efektif dalam mengondisikan opini publik.
Menurut Mahfud, percakapan di media sosial tentang kinerja pemerintah sangat menyeramkan. Saking seramnya, Mahfud menggambarkan seolah-olah pemerintahan mau runtuh.
Baca Juga:Hasil Survei: Masalah Ekonomi Mendesak Diatasi Ketimbang Covid-19
Mahfudmembandingkan dengan persepsi masyarakat yang dimuat dalam survei-survei.Dia menilai, pandangan masyarakat yang terekam lembaga survei menyatakan kondisi yang sebenarnya dan lebih obyektif.
"Kalau di medsos seram sekali, pemerintah kayak mau runtuh. Tapi setiap ada survei selalu baik-baik saja," kata Mahfud saat mengikuti rilis survei Indikator Politik Indonesia, dikutip Selasa (12/7/2022).
Pernyataan Mahfud ini merespon hasil survei yang dirilis lembaga Indikator Politik Indonesia. Dalam survei yang dilakukan pada 16-24 Juni 2022 tersebut, terjadi peningkatan terhadap tren evaluasi atas kondisi umum nasional saat ini.
Baca Juga:Ada Pergeseran Fungsi, Media Sosial Jadi Lahan Cari Cuan
Menurut Mahfud, percakapan di media sosial tentang kinerja pemerintah sangat menyeramkan. Saking seramnya, Mahfud menggambarkan seolah-olah pemerintahan mau runtuh.
Baca Juga:Hasil Survei: Masalah Ekonomi Mendesak Diatasi Ketimbang Covid-19
Mahfudmembandingkan dengan persepsi masyarakat yang dimuat dalam survei-survei.Dia menilai, pandangan masyarakat yang terekam lembaga survei menyatakan kondisi yang sebenarnya dan lebih obyektif.
"Kalau di medsos seram sekali, pemerintah kayak mau runtuh. Tapi setiap ada survei selalu baik-baik saja," kata Mahfud saat mengikuti rilis survei Indikator Politik Indonesia, dikutip Selasa (12/7/2022).
Pernyataan Mahfud ini merespon hasil survei yang dirilis lembaga Indikator Politik Indonesia. Dalam survei yang dilakukan pada 16-24 Juni 2022 tersebut, terjadi peningkatan terhadap tren evaluasi atas kondisi umum nasional saat ini.
Baca Juga:Ada Pergeseran Fungsi, Media Sosial Jadi Lahan Cari Cuan