Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Ada Pergeseran Fungsi, Media Sosial Jadi Lahan Cari Cuan

Fifiyanti Abdurahman Selasa, 12 Juli 2022 - 08:37 WIB
Ada Pergeseran Fungsi, Media Sosial Jadi Lahan Cari Cuan
Ilustrasi pengguna media sosial yang memasarkan produknya. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Pandemi membawa banyak perubahan, termasuk sistem belanja yang berubah ke daring. Kondisi ini membuat sejumlah pelaku usaha memperluas pola penjualannya.

Bila semula hanya menggunakan marketplace, kini pelaku usaha merambah ke social commerce atau perdagangan melalui media sosial.

Baca juga: Marak Livestream Shopping, Peneliti Indef: Masyarakat Butuh Visual

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Nurul Huda mengatakan social commerce bermula pada tahun 2019 ketika pemerintah menerbitkan peraturan tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE), salah satu isinya adalah untuk menarik pajak dari setiap properti di e-commerce.

Menurut Huda, peraturan tersebut membawa angin segar kepada social commerce. Banyak masyarakat yang berpindah berjualan ke social commerce karena tidak terdeteksi dan tidak dikenakan pajak, namun tetap dapat berinteraksi langsung dengan pelanggannya.

Huda mengakui risikonya akan lebih tinggi daripada e-commerce, namun hal itu kembali lagi ke sifat masyarakat yang memang menyukai biaya rendah.

"Risikonya lebih tinggi kalau menggunakan social commerce, namun di sisi lain itu menurunkan biaya. Masyarakat masih memandang biaya yang lebih murah yang akan dipilih," ujar Huda kepada Langit7, Senin (11/7/2022).

Baca juga: Muktamar Wahdah Islamiyah Luncurkan Marketplace dan Program Pengusaha

Kemudian, lanjut Huda, terjadi pergeseran fungsi media sosial. Bila semula berfungsi sebagai tempat membagikan kegiatan berupa foto, video dan lainnya, kini menjadi tempat berjualan. Pergeseran ini kemudian membawa fenomena social commerce, salah satunya melalui aplikasi video pendek Tik Tok.

"Banyak perusahaan raksasa seperti Facebook Google dan lainnya itu merasa ketar ketir dengan perkembangan Tik tok ini. Dengan pengguna (Tik Tok) yang besar itu menjadi relatif mudah atau potensial untuk menjual barang karena pangsa pasarnya juga besar" tutup Huda.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)