Tafsir An-Nur Ayat 19: Balasan Allah kepada Penebar Kebencian
Andi Muhammad
Senin, 18 Juli 2022 - 14:11 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Fenomena Islamofobia marak terjadi di berbagai penjuru dunia, terutama negara India yang kerap kali dicap sebagai pusat Islamophobia. Deretan kontroversi di India mengenai Islam antara lain larangan berhijab hingga fitnah terkait Nabi SAW.
Hingga kini, fenomena Islamofobia masih belum berakhir, dan terus terjadi di berbagai negara dengan menyebarkan fitnah terhadap Islam dan umat muslim. Maraknya Islamofobia, Allah berfirman dalam surat An-Nur ayat 19:
إِنَّ ٱلَّذِينَ يُحِبُّونَ أَن تَشِيعَ ٱلْفَٰحِشَةُ فِى ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ فِى ٱلدُّنْيَا وَٱلْءَاخِرَةِ ۚ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang, kamu tidak mengetahui.
Baca Juga:Tafsir An-Nisa Ayat 29: Larangan Peroleh Harta dengan Cara Batil
Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di dalam tafsir as-Sa'di menjelaskan bahwa orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar, yaitu perkara yang keji lagi buruk. Lalu mereka menyukai kejelekan lebih menyabar di kalangan orang-orang yang beriman, maka mereka mendapatkan azab yang pedih, yaitu azab yang memedihkan hati, dan badan, lantaran tipuan mereka terhadap saudaranya sesama kaum muslimin, gembira dengan keburukan yang menimpa mereka dan lancang menodai kehormatan mereka.
Senada, dalam tafsir Al-Muyassar dari Kementerian Arab Saudi menerangkan bahwa orang-orang yang suka tersebarnya perbuatan keji di tengah kaum muslimin, berupa tuduhan zina atau perkataan yang buruk, bagi mereka azab yang pedih di dunia dengan dilaksanakannya hukum had (pidana) atas mereka dan musibah dunia lainnya yang akan menimpanya. Dan di akhirat, bagi mereka siksaan neraka.
Hingga kini, fenomena Islamofobia masih belum berakhir, dan terus terjadi di berbagai negara dengan menyebarkan fitnah terhadap Islam dan umat muslim. Maraknya Islamofobia, Allah berfirman dalam surat An-Nur ayat 19:
إِنَّ ٱلَّذِينَ يُحِبُّونَ أَن تَشِيعَ ٱلْفَٰحِشَةُ فِى ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ فِى ٱلدُّنْيَا وَٱلْءَاخِرَةِ ۚ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang, kamu tidak mengetahui.
Baca Juga:Tafsir An-Nisa Ayat 29: Larangan Peroleh Harta dengan Cara Batil
Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di dalam tafsir as-Sa'di menjelaskan bahwa orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar, yaitu perkara yang keji lagi buruk. Lalu mereka menyukai kejelekan lebih menyabar di kalangan orang-orang yang beriman, maka mereka mendapatkan azab yang pedih, yaitu azab yang memedihkan hati, dan badan, lantaran tipuan mereka terhadap saudaranya sesama kaum muslimin, gembira dengan keburukan yang menimpa mereka dan lancang menodai kehormatan mereka.
Senada, dalam tafsir Al-Muyassar dari Kementerian Arab Saudi menerangkan bahwa orang-orang yang suka tersebarnya perbuatan keji di tengah kaum muslimin, berupa tuduhan zina atau perkataan yang buruk, bagi mereka azab yang pedih di dunia dengan dilaksanakannya hukum had (pidana) atas mereka dan musibah dunia lainnya yang akan menimpanya. Dan di akhirat, bagi mereka siksaan neraka.