home global news

Milenial Dituding jadi Pemicu Melonjaknya Inflasi di AS

Senin, 18 Juli 2022 - 15:14 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Inflasi di Amerika Serikat (AS) pada bulan Juni 2022 tercatat melonjak mencapai 9,1 persen secara tahunan atau year on year (yoy). Angka tersebut menjadi rekor tertinggi yang terjadi dalam 41 tahun terakhir serta membuat pasar keuangan gelisah dan meningkatkan kekhawatiran terjadinya resesi ekonomi.

Melonjaknya inflasi di AS diketahui disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari melambungnya harga pangan hingga dampak perang di Ukraina. Namun, faktor lain yang disebut pemicu inflasi ialah generasi milenial.

Baca Juga:Pemerintah AS Siapkan Rencana Jangka Pendek Tekan Laju Inflasi

Kepala Investasi di Smead Capital Management, Bill Smead mengatakan bahwa milenial saat memiliki uang justru mengejar sedikit barang. "Terakhir kali kami melihat apa yang kami sebut 'inflasi wolverine' atau inflasi yang sulit dihentikan oleh pembuat kebijakan adalah ketika 75 juta baby boomer telah menggantikan 44 juta generasi pendiam di tahun 1970-an," kata Kepala Investasi di Smead Capital Management, Bill Smead seperti dikutip CNBC International, Senin (18/7/2022).

Bill mengungkapkan jumlah generasi milenial di AS terutama usia 27-42 tahun mencapai 92 juta orang. Namun, kebanyakan milenial memilih secara bersama-sama membelanjakan uangnya untuk membeli rumah, kendaraan dan aset lainnya.

Baca Juga:Inflasi AS Melambung Tinggi, Ini Dampaknya Bagi Ekonomi Indonesia

Hal ini diklaim mendorong terjadinya kenaikan harga. "Jadi kami memiliki banyak orang di AS, (berusia) 27 hingga 42 tahun, yang menunda pembelian rumah, pembelian mobil, selama sekitar tujuh tahun lebih lambat dari kebanyakan generasi," ujar Bill.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
amerika serikat inflasi milenial
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya