Habib Abdurrahman: Fase Hidup Manusia Sangat Singkat, Hanya 4 Episode
Muhajirin
Jum'at, 22 Juli 2022 - 20:24 WIB
Habib Dr Abdurrahman Al-Habsyi (foto: istimewa)
Habib Abdurrahman Al-Habsyi mengingatkan, kehidupan manusia di dunia sangat singkat. Ibarat seorang musafir yang singgah berteduh dan akan segera melanjutkan perjalanan.
“Ibarat sebuah perdamaian drama, perjalanan hidup manusia sejatinya tidak panjang, sangat pendek. Hanya melewati empat episode. Itu dijelaskan dalam Al-Qur’an,” kata Habib Abdurrahman Al-Habsyi dalam Doa Bersama Sedoeloer FH UGM 81 yang Sudah Berpulang, Jumat (22/7/2022) sore.
Baca Juga: Alumni FH UGM 81 Gelar Doa Bersama untuk Sedulur yang Telah Berpulang
Dia menjelaskan, saat ini manusia yang masih hidup tengah berada di episode kedua. Tentu durasi waktu yang diberikan tidak panjang. Hanya sebentar saja. Manusia sejatinya hanya melintas jalan, yang artinya kehidupan begitu singkat.
“Hidup seperti seorang musafir, berhenti sejenak di sebuah pohon dan akan melanjutkan perjalanan. Berhentinya sejenak di bawah pohon, melepas lelah. Lakukanlah amal-amal baik, berhubungan dengan cara yang baik di dunia ini,” kata Habib Al-Habsyi.
Waktu merupakan satu-satunya ciptaan Tuhan yang tak pernah mau menunggu. Bahkan, dalam Al-Qur’an, Allah sering bersumpah atas nama waktu. Itu sebagai pengingat agar manusia memanfaatkan waktu yang diberikan sebaik mungkin.
“Ibarat sebuah perdamaian drama, perjalanan hidup manusia sejatinya tidak panjang, sangat pendek. Hanya melewati empat episode. Itu dijelaskan dalam Al-Qur’an,” kata Habib Abdurrahman Al-Habsyi dalam Doa Bersama Sedoeloer FH UGM 81 yang Sudah Berpulang, Jumat (22/7/2022) sore.
Baca Juga: Alumni FH UGM 81 Gelar Doa Bersama untuk Sedulur yang Telah Berpulang
Dia menjelaskan, saat ini manusia yang masih hidup tengah berada di episode kedua. Tentu durasi waktu yang diberikan tidak panjang. Hanya sebentar saja. Manusia sejatinya hanya melintas jalan, yang artinya kehidupan begitu singkat.
“Hidup seperti seorang musafir, berhenti sejenak di sebuah pohon dan akan melanjutkan perjalanan. Berhentinya sejenak di bawah pohon, melepas lelah. Lakukanlah amal-amal baik, berhubungan dengan cara yang baik di dunia ini,” kata Habib Al-Habsyi.
Waktu merupakan satu-satunya ciptaan Tuhan yang tak pernah mau menunggu. Bahkan, dalam Al-Qur’an, Allah sering bersumpah atas nama waktu. Itu sebagai pengingat agar manusia memanfaatkan waktu yang diberikan sebaik mungkin.