home global news

Muhammadiyah Respons CFW: Boleh Berekspresi, tapi Jangan Kebablasan

Selasa, 26 Juli 2022 - 23:08 WIB
Ilustrasi para remaja di Citayam Fashion Week SCBD. (Foto: Instagram/@huruf.depan)
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah turut merespons fenomena remaja pamer busana Citayam Fashion Week(CFW) di Sudirman, Jakarta Pusat. Muhamamdiyah mengapresiasi kreativitas yang tumbuh dan memberi beberapa catatan penting untuk para remaja dan pemerintah.

Ketua PP Muhammadiyah, Dadang Kahmad menilai kreativitas berbusana para remaja 'SCBD' atau Sudirman, Citayam, Bojonggede, dan Depok sangat baik. Namun, dia mengingatkan agar pemerintah turut memantau aktivitas mereka.

Baca Juga:Ramaikan Fesyen Jalanan, CFW Dinilai Perlu Belajar dari Harajuku

Menurut Dadang, pemerintah perlu aktif memantau para remaja yang tampil di sana agar tidak menampilkan hal-hal negatif. Belakangan, selain sisi fesyen, Citayam Fashin Week juga memunculkan dampak buruk seperti pergaulan bebas remaja dan ancaman lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).

"Di setiap event tentu ada sisi baik dan buruknya, termasuk di even fashion weeks di Sudirman. Di satu sisi adalah wahana kreasi anak muda untuk berekspresi di wahana umum yang sekarang makin sulit didapat oleh anak-anak muda kebanyakan. Makanya, di sinilah peranan pemerintah dan aparat terkait untuk meminimalkan sisi buruknya kegiatan tersebut," kata Dadang dilansir laman resmi Muhammadiyah, Selasa (26/7/2022).

Sementara itu, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti secara terpisah mengatakan bahwa pemerintah perlu memantau fenomena ini agar tidak mengganggu ketertiban lalu lintas, atau bahkan mendobrak nilai kesantunan. Siapapun memang berhak berekspresi, tapi jangan sampai kebablasan melanggar norma.

Baca Juga:LGBT di Citayam Fashion Week, MUI: Penyakit yang Bisa Disembuhkan
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
muhammadiyah pp muhammadiyah fashion street style citayam fashion week
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya