Kemenparekraf Tingkatkan Kapasitas Usaha dan Daya Saing UMKM di Labuan Bajo
Hasanah syakim
Kamis, 28 Juli 2022 - 11:35 WIB
Salah satu UMKM yang didorong untuk bisa meningkatkan kapasitas usaha dan daya saing di sektor pariwisata dan ekraf (foto: Kemenparekraf)
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memberikan pelatihan kepada sejumlah UMKM sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo.
Tujuannya, agar UMKM di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam meningkatkan kapasitas untuk mendukung upaya percepatan pembangunan destinasi wisata super prioritas di Labuan Bajo.
"Upskilling ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM, terlebih untuk mempersiapkan temu bisnis dengan industri hotel," tegas Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Henky Manurung secara virtual Rabu (27/7/2022).
Baca juga:Pebisnis Wajib Bayar Zakat, Ini Hitungan yang Mesti Dikeluarkan
Henky menuturkan, pelaku UMKM parekraf di Labuan Bajo diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk. Sehingga nantinya dapat memenuhi standar kebutuhan industri hotel di Labuan Bajo.
"Kegiatan ini akan mendorong UMKM agar memiliki kualitas produk yang tinggi serta mampu memenuhi standar hotel, sehingga nantinya seluruh kebutuhan hotel dapat disuplai oleh UMKM,” ujar Hengky.
Sementara itu, Direktur Manajemen Industri Kemenparekraf Anggara Hayun Anujuprana menjelaskan, kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas usaha UMKM seperti branding, komunikasi, teknik negosiasi, dan strategi harga.
Tujuannya, agar UMKM di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam meningkatkan kapasitas untuk mendukung upaya percepatan pembangunan destinasi wisata super prioritas di Labuan Bajo.
"Upskilling ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM, terlebih untuk mempersiapkan temu bisnis dengan industri hotel," tegas Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Henky Manurung secara virtual Rabu (27/7/2022).
Baca juga:Pebisnis Wajib Bayar Zakat, Ini Hitungan yang Mesti Dikeluarkan
Henky menuturkan, pelaku UMKM parekraf di Labuan Bajo diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk. Sehingga nantinya dapat memenuhi standar kebutuhan industri hotel di Labuan Bajo.
"Kegiatan ini akan mendorong UMKM agar memiliki kualitas produk yang tinggi serta mampu memenuhi standar hotel, sehingga nantinya seluruh kebutuhan hotel dapat disuplai oleh UMKM,” ujar Hengky.
Sementara itu, Direktur Manajemen Industri Kemenparekraf Anggara Hayun Anujuprana menjelaskan, kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas usaha UMKM seperti branding, komunikasi, teknik negosiasi, dan strategi harga.