home wirausaha syariah

Pengertian Nisab, Wajib Zakat Mesti Tahu Dulu Aturan Ini

Selasa, 02 Agustus 2022 - 16:45 WIB
Ilustrasi zakat penghasilan. (Foto: iStock)
Nisab artinya batas minimal kekayaan seseorang. Aturan ini berlaku untuk melihat wajib atau tidaknya orang tersebut mengeluarkan zakat mal setelah mencapai haul.

Harta untuk dibayarkan zakatnya bisa bermacam-macam. Tak mesti dalam bentuk uang, tapi bisa juga berbentuk emas, ternak, bahkan hasil bumi, tergantung profesi muzzaki.

Adapun dalam menghitung zakat, seorang muslim harus menghitung dulu kebutuhan pokok mereka. Apabila masih ada harta mengendap, itulah yang dikategorikan wajib dibayar sebagai zakat.

Nisab dihitung di luar dari kebutuhan pokok.Semisal seorang yang memiliki gaji Rp10 juta per bulan, namun memiliki kebutuhan pokok sampai Rp9 juta per bulan, bisa jadi tercatat belum wajib zakat.

Baca Juga: Baznas Sebut Masjid Jadi Pusat Penguatan Lembaga Zakat

Namun seorang muslim yang telah mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan hidup layak, meski gajinya hanya UMR atau berkisar Rp4,8 juta, bisa terhitung wajib zakat.

Selain nisab, aturan zakat lainnya adalah haul. Pengertian haul adalah jangka waktu untuk melihat nisab harta seseorang. Batasannya berbeda-beda, namun umumnya di waktu satu tahun.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
zakat bulan muharram cara membayar zakat
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya