Perhimpunan Dokter NU Imbau Masyarakat Berobat ke Ahli, Bukan Dukun
Fajar adhitya
Selasa, 02 Agustus 2022 - 22:35 WIB
Ilustrasi seseorang berkonsultasi kesehatan dengan dokter. (Foto: Langit7.id/iStock)
Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU) mengimbau masyarakat berobat ke fasilitas kesehatan resmi atau dokter daripada ke dukun. PDNU khawatir dengan kecenderungan masyarakat mendatangi dukun setelah viralnya kebohongan Gus Samsuddin dibongkar pesulap merah, Marcel Radhival.
Pengurus PDNU, Makky Zamzami meminta masyarakat berkonsultasi kesehatan pada pakar atau ahlinya, bukan pada dukun. Hal ini merujuk kepada ahli atau orang yang berkompeten merupakan tuntunan Al-Qur'an.
Baca Juga:Gus Fahrur Sebut Dukun Bisa Terbang Tetap Bukan Wali
"Masyarakat itu perlu diedukasi bahwa setiap masalah mempunyai pakar atau ahlinya masing-masing. Itu termuat dalam Al Qur’an fas`alu ahla adz-dzikri inkuntum laa ta'lamuun. Dalam hal (kesehatan) ini pakar atau ahlinya sudah jelas, yaitu dokter," ujar Makky dilansir dari laman resmi NU, Selasa (2/8/2022).
Makky menilai, pengobatan dukun berkedok agama yang dilakukan Gus Samsuddin jelas-jelas menyimpang dari disiplin medis maupun ajaran Islam. Masyarakat, lanjutnya, bisa juga mendatangi psikolog atau psikiater yang kompeten untuk menangani masalah kesehatan mental atau emosional.
"Bisa dikatakan ahli medis kalau sudah tersertifikasi dan ada tempatnya, seperti rumas sakit, klinik, dan lainnya. Itu penting dipahami oleh masyarakat," kata Makky yang juga pemilik Klinik Manar Medika, Depok.
Pengurus PDNU, Makky Zamzami meminta masyarakat berkonsultasi kesehatan pada pakar atau ahlinya, bukan pada dukun. Hal ini merujuk kepada ahli atau orang yang berkompeten merupakan tuntunan Al-Qur'an.
Baca Juga:Gus Fahrur Sebut Dukun Bisa Terbang Tetap Bukan Wali
"Masyarakat itu perlu diedukasi bahwa setiap masalah mempunyai pakar atau ahlinya masing-masing. Itu termuat dalam Al Qur’an fas`alu ahla adz-dzikri inkuntum laa ta'lamuun. Dalam hal (kesehatan) ini pakar atau ahlinya sudah jelas, yaitu dokter," ujar Makky dilansir dari laman resmi NU, Selasa (2/8/2022).
Makky menilai, pengobatan dukun berkedok agama yang dilakukan Gus Samsuddin jelas-jelas menyimpang dari disiplin medis maupun ajaran Islam. Masyarakat, lanjutnya, bisa juga mendatangi psikolog atau psikiater yang kompeten untuk menangani masalah kesehatan mental atau emosional.
"Bisa dikatakan ahli medis kalau sudah tersertifikasi dan ada tempatnya, seperti rumas sakit, klinik, dan lainnya. Itu penting dipahami oleh masyarakat," kata Makky yang juga pemilik Klinik Manar Medika, Depok.