LANGIT7.ID, Jakarta - Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU) mengimbau masyarakat berobat ke fasilitas kesehatan resmi atau
dokter daripada ke dukun. PDNU khawatir dengan kecenderungan masyarakat mendatangi dukun setelah viralnya kebohongan Gus Samsuddin dibongkar pesulap merah, Marcel Radhival.
Pengurus PDNU, Makky Zamzami meminta masyarakat berkonsultasi
kesehatan pada pakar atau ahlinya, bukan pada dukun. Hal ini merujuk kepada ahli atau orang yang berkompeten merupakan tuntunan Al-Qur'an.
Baca Juga: Gus Fahrur Sebut Dukun Bisa Terbang Tetap Bukan Wali"Masyarakat itu perlu diedukasi bahwa setiap masalah mempunyai pakar atau ahlinya masing-masing. Itu termuat dalam Al Qur’an fas`alu ahla adz-dzikri inkuntum laa ta'lamuun. Dalam hal (kesehatan) ini pakar atau ahlinya sudah jelas, yaitu dokter," ujar Makky dilansir dari laman resmi NU, Selasa (2/8/2022).
Makky menilai, pengobatan dukun berkedok agama yang dilakukan Gus Samsuddin jelas-jelas menyimpang dari disiplin medis maupun ajaran Islam. Masyarakat, lanjutnya, bisa juga mendatangi
psikolog atau psikiater yang kompeten untuk menangani masalah kesehatan mental atau emosional.
"Bisa dikatakan ahli medis kalau sudah tersertifikasi dan ada tempatnya, seperti rumas sakit, klinik, dan lainnya. Itu penting dipahami oleh masyarakat," kata Makky yang juga pemilik Klinik Manar Medika, Depok.
Baca Juga: Cara Syari Tangkal Gangguan Jin, Jangan Sampai Lari ke DukunSebelumnya, Pengurus PBNU Bidang Keagamaan, Gus Fahrur menyebut
dukun hanya membuat tipu daya kepada manusia. Andaipun bisa terbang, mereka sama sekali bukan kekasih Allah SWT atau wali.
Pria yang memiliki nama lengkap Ahmad Fahrur Rozi itu mengingatkan agar
umat Islam tidak percaya, apalagi sampai meyakini dukun. Menurutnya, seorang Kiai yang memiliki karomah adalah mereka yang betul-betul mengikuti sunnah dan
syariat Islam.
Baca Juga:
Ini Ancaman bagi Seorang Muslim yang Percaya Dukun
Waspada, Ini Ciri-ciri Dukun Berkedok Ustadz yang Harus Dijauhi(asf)