home edukasi & pesantren

Pesantren Lembaga Pendidikan Terunggul Sebelum Belanda Jajah Indonesia

Kamis, 04 Agustus 2022 - 09:37 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Jumlah pesantren di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat. Jumlah pondok saat ini sebanyak 37.626 pesantren dengan 4,7 juta jiwa santri, jumlah pesantren naik sekitar 8.600 dibanding tiga tahun silam.

Kepala Subdirektorat Pendidikan Pesantren Kementerian Agama, KH Basnang Said menguraikan, pesantren merupakan lembaga pendidikan terunggul di Indonesia bila berkaca dari sejarah. Harusnya, kata dia, pesantren bisa jadi sistem pendidikan utama bila Indonesia tidak dijajah.

“Cak Nur (Nurcholish Madjid) pernah mengatakan, andaikan kita tidak pernah dijajah oleh Belanda maka sistem pendidikan kita pasti pesantren,” kata Basnang dalam diskusi Pseudo Pesantren, Membongkar Pesantren ‘Palsu’, Rabu (3/8/2022).

Baca juga:Sejak Kapan Islam Masuk ke Indonesia? Ini Kata Pakar Sejarah

Bansang menjelaskan, sistem pendidikan pesantren lahir pada abad ke-14 seiring menguatnya dakwah Wali Songo. Kemudian, konsep pendidikan Indonesia berubah seiring masuknya penjajahan Eropa pada abad 16 yang mengubah tradisi pendidikan santri.

“Belanda lah yang mentradisikan sekolah, jadi kalau kita pakai celana panjang, pakai dasi sebenarnya kita sedang menguatkan tradisinya Belanda,” katanya.

“Jadi, andaikan kita tidak pernah dijajah oleh Belanda maka pasti nama perguruan tinggi kita itu adalah Pondok Pesantren Tebu Ireng, Krapyak, Al Wathoniyah kemudian pesantren Minhaj dan yang lain,” imbuh Basanang.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
peran pesantren pesantren lembaga pendidikan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya