home lifestyle muslim

Tafsir Surat An-Nisa Ayat 148: Larangan Berkata Kasar

Jum'at, 05 Agustus 2022 - 16:17 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Sebagai umat muslim yang beriman kita wajib menjaga lisan dari perkataan-perkataan kasar. Setiap perkataan kasar yang terucap dari mulut akan dicatat oleh malaikat sebagai amal buruk dan dosa.

Dosa-dosa kecil tersebut bila dilakukan terus menerus karena kebiasaan, tentunya bisa menyeret seseorang ke dalam neraka Allah SWT. Perkataan kasar pun sangat dibenci Allah, maka dari itu Allah melarang hamba-Nya berkata kasar.

Sudah semestinya sebagai umat muslim kita berbicara dengan nada halus dan baik. Dengan demikian, kita juga menjaga syiar agama dan mencerminkan betapa indahnya agama Islam. Larangan berkata kasar tertuang jelas di dalam surat An-Nisa ayat 148, Allah berfirman:

لَّا يُحِبُّ ٱللَّهُ ٱلْجَهْرَ بِٱلسُّوٓءِ مِنَ ٱلْقَوْلِ إِلَّا مَن ظُلِمَ ۚ وَكَانَ ٱللَّهُ سَمِيعًا عَلِيمًا

Artinya: Allah tidak menyukai ucapan buruk, (yang diucapkan) dengan terus terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Baca Juga:A Fuadi: Satu Dua Isu Miring, Tak Hilangkan Puluhan Ribu Kebaikan Pesantren

Syekh Wahbah az-Zuhaili dalam tafsir Al-Wajiz menjelaskan, Allah tidak menyukai ucapan buruk yang diucapkan dengan terus terang seperti cacian serta hinaan, dan Allah akan menghukum atas perbuatan tersebut. Namun ada sedikit pengecualian kepada orang yang dianiaya dan dizalim. Allah Maha Mendengar atas keluh kesah orang yang terzalimi, lagi Maha Mengetahui atas kezaliman orang-orang zalim, dan Maha Memberi hukuman kepada yang bertindak zalim.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
tafsir alquran tafsir surah an nisa tafsir jalalain larangan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya