home global news

Dakwah Islam Harus Ikuti Tren, Umat Juga Harus Punya Buzzer

Kamis, 11 Agustus 2022 - 17:30 WIB
Waketum PP Persis, Ustadz Jeje Zaenuddin. (Foto: Langit7).
Dakwah Islam harus lebih kekinian mengikuti tren. Perlu transformasi dalam syiar agama, sehingga bisa semakin diterima generasi milenial di zaman sekarang.

Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PERSIS), Ustadz Jeje Zaenudin menilai, gerakan dakwah harus lebih modern. Salah satunya penggunaan media sosial.

"Dakwah bukan lagi dari masjid ke masjid atau podium ke podium. Tapi bisa dengan wadah medsos. Transformasi inilah yang perlu dilakukan," kata Ustadz Jeje kepada Langit7, Kamis (11/8/2022).

Baca Juga: Perseteruan Pesulap Merah dan Samsudin, Antara Dakwah dan Syirik

Menurut dia, umat Islam pun perlu memiliki buzzer, tapi bergerak secara Islami. Sekelompok orang ini tetap harus mengikuti pedoman dan aturan agama.

"Jadi buzzer tetap tidak boleh membully, menyebarkan hoaks, fitnah atau melontarkan hate speach. Tetap sesuai kaidah syariah," ujar dia.

Jadi bila ada pihak yang menyerang Islam atau menyudutkan agama Allah, para buzzer lah yang bermain di balik layar, melakukan counter terhadap isu miring yang diciptakan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
dakwah di medsos dakwah dakwah digital berdakwah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya