Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 245: Janji Allah Tentang Sedekah
Andi Muhammad
Selasa, 16 Agustus 2022 - 06:00 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Harta yang kita punya di dunia sejatinya merupakan titipan dari Allah SWT. Ada beberapa hak bagi orang-orang yang membutuhkan disetiap harta yang kita peroleh untuk disedekahkan. Dengan bersedekah, harta seseorang tidak akan berkurang, bahkan Allah SWT akan memberikan lebih dari yang dikeluarkan.
Maka dari itu, janganlah menjadi orang yang bakhil yang hanya memikirkan kepuasan diri sendiri tanpa menyisihkan harta untuk bersedekah. Sedekah sendiri merupakan amalan yang sangat dicintai Allah SWT.
Sedekah dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun. Bahkan hanya memberikan ekspresi wajah senyum kepada orang lain juga termasuk sedekah. Jadi sedekah tak hanya bersifat materi, namun juga berupa tenaga, seperti membantu orang lain.
Baca Juga:Tafsir Al-Quran: Manusia Tak Akan Sanggup Menghitung Nikmat Allah
Allah SWT berfirman mengenai sedekah di dalam surat Al-Baqarah Ayat 245:
مَّن ذَا ٱلَّذِى يُقْرِضُ ٱللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَٰعِفَهُۥ لَهُۥٓ أَضْعَافًا كَثِيرَةً ۚ وَٱللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْصُۜطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
Artinya: Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.
Maka dari itu, janganlah menjadi orang yang bakhil yang hanya memikirkan kepuasan diri sendiri tanpa menyisihkan harta untuk bersedekah. Sedekah sendiri merupakan amalan yang sangat dicintai Allah SWT.
Sedekah dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun. Bahkan hanya memberikan ekspresi wajah senyum kepada orang lain juga termasuk sedekah. Jadi sedekah tak hanya bersifat materi, namun juga berupa tenaga, seperti membantu orang lain.
Baca Juga:Tafsir Al-Quran: Manusia Tak Akan Sanggup Menghitung Nikmat Allah
Allah SWT berfirman mengenai sedekah di dalam surat Al-Baqarah Ayat 245:
مَّن ذَا ٱلَّذِى يُقْرِضُ ٱللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَٰعِفَهُۥ لَهُۥٓ أَضْعَافًا كَثِيرَةً ۚ وَٱللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْصُۜطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
Artinya: Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.