Orang Religius Tak Nasionalis, Ustadz Wijayanto: Salah Besar!
Mahmuda attar hussein
Senin, 22 Agustus 2022 - 12:00 WIB
Ustadz Wijayanto. (Foto: Istimewa).
Ustadz Wijayanto menepis anggapan bahwa orang religius tidak nasionalis. Pola pikir itu dinilai salah besar, karena beragama dan bernegara saling beririsan.
Menurut dia orang yang dekat dengan agama akan semakin memiliki jiwa nasionalisme yang kuat. Apalagi, kemerdekaan Indonesia tak lepas dari peran para ulama.
"Inilah kesalahan di Indonesia, karena mindset, stigma itu terkadang beda dengan fakta," kata dia saat ditemui Langit7, Senin (22/8/2022).
Baca Juga: UAS: Indonesia Dibangun Kaum Nasionalis yang Tak Meninggalkan Agama
Dosen UGM ini juga menyebut, kemerdekaan Indonesia tak lepas dari semangat para ulama yang mendukungnya. Bahkan, Pancasila dan UUD terwujud berkat jasa orang Islam, termasuk rumah yang digunakan Bung Karno saat membacakan teks Proklamasi.
"Jadi aneh kalo yang memerdekakan orang Islam, malah kita lupa pada orang Islam," tegasnya.
Makna merdeka setidaknya perlu memenuhi 3 faktor utama. Di antaranya merdeka dalam rongga dada, kepala, dan perut.
Menurut dia orang yang dekat dengan agama akan semakin memiliki jiwa nasionalisme yang kuat. Apalagi, kemerdekaan Indonesia tak lepas dari peran para ulama.
"Inilah kesalahan di Indonesia, karena mindset, stigma itu terkadang beda dengan fakta," kata dia saat ditemui Langit7, Senin (22/8/2022).
Baca Juga: UAS: Indonesia Dibangun Kaum Nasionalis yang Tak Meninggalkan Agama
Dosen UGM ini juga menyebut, kemerdekaan Indonesia tak lepas dari semangat para ulama yang mendukungnya. Bahkan, Pancasila dan UUD terwujud berkat jasa orang Islam, termasuk rumah yang digunakan Bung Karno saat membacakan teks Proklamasi.
"Jadi aneh kalo yang memerdekakan orang Islam, malah kita lupa pada orang Islam," tegasnya.
Makna merdeka setidaknya perlu memenuhi 3 faktor utama. Di antaranya merdeka dalam rongga dada, kepala, dan perut.