home sosok muslim

Ustaz Jeje Zaenudin, Ulama Muda Visioner yang Low Profile

Jum'at, 26 Agustus 2022 - 16:00 WIB
Wakil Ketua Umum PP Persis KH Jeje Zaenudin. Foto: Dok Pribadi.
Jelang Muktamar ke-16 Persis, nama Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Waketum PP Persis), al-Ustaz Jeje Zaenudin tengah mencuat di antara kader-kader terbaik jam'iyyah lainnya. Dalam kiprahnya di jam'iyyah, ustaz Jeje pernah mengemban amanah sebagai Ketua Umum PP Pemuda Persis di periode 2005-2010.

Memiliki nama kecil Hafid Zaenudin, Ustaz Jeje Zaenudin bin Mardi Amsari lahir di Ciawi Tasikmalaya pada 18 Juni 1969. Bertolak dari bumi Parahiyangan, sejak tahun 1991 sampai dengan 1998, ustaz Jeje tinggal di daerah Matraman Jakarta Timur. Kemudian hijrah ke Tambun Bekasi tahun 1998. Dan sejak tahun 2012 tinggal di Tambun Utara Bekasi dengan mendirikan Pesantren An-Nahla Al Islamy. Saat ini, ustaz Jeje dikarunia empat anak, dua laki-laki, dan dua perempuan dari pernikahannya dengan Hj Ineu Fitriah binti Aang Abdurahman dari Ciawi Tasikmalaya pada tahun 1995.

Dalam pendidikan formal, ustaz Jeje menempuh tingkat dasar dan tingkat menengah pertama di MI dan MTsN di Ciawi Tasikmalaya tahun 1984 dan tahun 1987. Ini sambil sekolah sore dan malam hari belajar Al-Quran di Pesantren Sukamanah. Selanjutnya pada tingkat menengah atas ditamatkan di Madrasah Aliyah secara pararel dengan mondok di tingkat Takhasus dan Mu’allimin Pesantren Persatuan Islam (PPI) 67 Benda Tasikmalaya antara tahun 1987 sampai 1991.

Selesai Mu'allimin di Benda, ustaz Jeje melanjutkan tingkat pendidikan tinggi tingkat diploma bidang dakwah hingga tingkat Magister di beberapa Institut Agama Islam di Jakarta hingga tahun 2004. Pada tahun 2013 ustaz Jeje meraih gelar Doktor dalam konsentrasi Hukum Islam dan Perundang-undangan pada Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung tahun 2013.

Komitmennya yang kuat dalam gerakan dakwah dan organisasi keislaman, keluasan wawasan dan ilmu, serta keluwesannya dalam pergaulan dengan berbagai organisasi pergerakan Islam menyebabkan ia banyak diminta gabung dengan berbagai organisasi dan lembaga dakwah. Namun sebagai kader militan Persis, ia tetap mengutamakan mengabdi pada Jam'iyyah Persatuan Islam. Sejak lulus dari Pesantren Persatuan Islam 76 Benda tahun 1991 ia hijrah ke Jakarta dan mendirikan Pemuda Persis Cabang Senen Jakarta Pusat. Kemudian menjadi Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Persis Jakarta Pusat tahun 1993-1996.

Baca Juga:Ustaz Jeje: LGBT Bertentangan dengan UUD 1945

Setelah itu, ia diamanahi Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Persis DKI Jakarta tahun 1996 sampai 2004 hingga diamanhi menjadi Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Persis tahun 2005 sampai 2010 yang dituntaskannya dengan baik. Pada Muktamar Persis yang ke XV di Pondok Gede Jakarta, ia ditarik menjadi Wakil Ketua Umum PP Persis masa Jihad 2015-2020.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
persis jeje zaenudin pp persis pesantren persis muktamar persis
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya