Prinsip Ekonomi Syariah Diterapkan di Barat tapi Tak Menyeluruh di Indonesia, Mengapa?
Muhajirin
Sabtu, 27 Agustus 2022 - 16:20 WIB
London jadi pusat ekonomi syariah di Eropa (foto: langit7.id/istock)
Pemerintah telah sering menggalakkan kampanye ekonomi syariah. Bahkan Bank Syariah Indonesia telah didirikan dengan me-merger unit syariah dari Bank BUMN atau Himpunan Bank Negara (Himbara). Kendati demikian, Ekonom Senior Faisal Basri menyebut penerapan ekonomi syariah di Indonesia baru sebatas simbol semata.
Alasannya karena Indonesia belum menerapkan substansi nilai ekonomi syariah secara menyeluruh. Misal di Bank Syariah, meski memakai embel syariah, namun mekanisme perbankan syariah masih menyerupai bank konvensional.
Faisal Basri menyebut ada dua penyebab utama konsep ekonomi syariah belum bisa diterapkan secara maksimal. Pertama, adanya ketidakpercayaan masyarakat kepada pemerintah.
Dia mencontohkan Indonesia yang berpenduduk mayoritas muslim. Namun seolah ada jurang pembatas antara umat Islam dan pemerintah. Jurang itu diisi ketidakpercayaan, sehingga susah membangun sinergitas untuk mengembangkan ekonomi syariah.
Baca Juga: Faisal Basri: Ekonomi Islam di Indonesia Sekadar Simbol, Belum Menyeluruh
“Ini kan masalahnya kan umat Islam aja ga percaya sama pemerintah. Jadi, trust tidak ada. Kan kita bukan negara Islam. Tapi oke, ga harus negara Islam kok,” kata Faisal kepada LANGIT7.ID, Kamis (25/8/2022).
Alasannya karena Indonesia belum menerapkan substansi nilai ekonomi syariah secara menyeluruh. Misal di Bank Syariah, meski memakai embel syariah, namun mekanisme perbankan syariah masih menyerupai bank konvensional.
Faisal Basri menyebut ada dua penyebab utama konsep ekonomi syariah belum bisa diterapkan secara maksimal. Pertama, adanya ketidakpercayaan masyarakat kepada pemerintah.
Dia mencontohkan Indonesia yang berpenduduk mayoritas muslim. Namun seolah ada jurang pembatas antara umat Islam dan pemerintah. Jurang itu diisi ketidakpercayaan, sehingga susah membangun sinergitas untuk mengembangkan ekonomi syariah.
Baca Juga: Faisal Basri: Ekonomi Islam di Indonesia Sekadar Simbol, Belum Menyeluruh
“Ini kan masalahnya kan umat Islam aja ga percaya sama pemerintah. Jadi, trust tidak ada. Kan kita bukan negara Islam. Tapi oke, ga harus negara Islam kok,” kata Faisal kepada LANGIT7.ID, Kamis (25/8/2022).