Wapres Ma'ruf Amin Optimis UMKM Bangun Ekonomi Indonesia
Mahmuda attar hussein
Kamis, 12 Agustus 2021 - 14:22 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin menyampaikan optimisnya terhadap UMKM. Foto: instagram kyaimarufamin
Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UKM pada 2020, UMKM berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 61,07 persen atau senilai lebih dari Rp8500 triliun.
Selain itu, UMKM juga mampu menyerap sebesar 97 persen dari total tenaga kerja dan mampu menghimpun hingga 60,4 persen dari total nilai investasi.
Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyampaikan optimisnya terhadap UMKM dalam pembangunan ekonomi nasional. Terlebih selama 1,5 tahun pandemi ini, UMKM terus terintegrasi dengan relung ekonomi nasional.
“Saya optimis peran UMKM dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Walaupun pandemi menghantam sebagian besar UMKM, tapi ada sisi baik di mana pandemi juga mempercepat digitalisasi UMKM,” katanya pada peringatan Hari UMKM Nasional 2021, Kamis (12/8).
Baca juga:Wapres: Kita harus Hijrah dari Ketergantungan Produk-produk Impor
Dalam era disrupsi ini, lanjut Ma’ruf, digitalisasi semakin menunjukkan relevansinya untuk mendorong strategi bagi UMKM agar terus bergerak dalam pemulihan ekonomi. Namun, terkait hal tersebut perlu juga dukungan dari peningkatan kapasitas SDM.
“Pelaku UMKM perlu meningkatkan kapasitas mereka sebagai SDM yang bergerak di dalamnya, serta diperlukan dukungan kebijakan akses pasar produk UMKM. Dua aspek ini saya rasa terwakili pada peringatan Hari UMKM Nasional 2021 yang jatuh hari ini,” jelasnya.
Selain itu, UMKM juga mampu menyerap sebesar 97 persen dari total tenaga kerja dan mampu menghimpun hingga 60,4 persen dari total nilai investasi.
Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyampaikan optimisnya terhadap UMKM dalam pembangunan ekonomi nasional. Terlebih selama 1,5 tahun pandemi ini, UMKM terus terintegrasi dengan relung ekonomi nasional.
“Saya optimis peran UMKM dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Walaupun pandemi menghantam sebagian besar UMKM, tapi ada sisi baik di mana pandemi juga mempercepat digitalisasi UMKM,” katanya pada peringatan Hari UMKM Nasional 2021, Kamis (12/8).
Baca juga:Wapres: Kita harus Hijrah dari Ketergantungan Produk-produk Impor
Dalam era disrupsi ini, lanjut Ma’ruf, digitalisasi semakin menunjukkan relevansinya untuk mendorong strategi bagi UMKM agar terus bergerak dalam pemulihan ekonomi. Namun, terkait hal tersebut perlu juga dukungan dari peningkatan kapasitas SDM.
“Pelaku UMKM perlu meningkatkan kapasitas mereka sebagai SDM yang bergerak di dalamnya, serta diperlukan dukungan kebijakan akses pasar produk UMKM. Dua aspek ini saya rasa terwakili pada peringatan Hari UMKM Nasional 2021 yang jatuh hari ini,” jelasnya.