home wirausaha syariah

Imbas Harga BBM Naik, Pengamat: Inflasi Bisa Tembus 8 Persen

Senin, 05 September 2022 - 17:01 WIB
Ilustrasi kenaikan harga. Foto: Langit7/iStock.
Pemerintah Pusat telah mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite, solar dan Pertamax, Sabtu (3/9/2022). Diketahui, harga BBM Pertalite naik menjadi Rp10.000, sementara solar naik jadi Rp6.800 dan Pertamax jadi Rp14.500 per liter.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda mengatakan kenaikan tersebut memunculkan efek domino.

Baca juga: Harga Lebih Murah dari Pertalite, Stok BBM Milik Vivo Ludes

"Dampak dari pencabutan subsidi BBM ke pertalite ini sangat luas. Efek dominonya sangat berantai. Pertamainflasi, dengan kenaikan harga Pertalite itu akan berimbas ke barang-barang lainnya," ujar Huda pada Langit7, Senin (5/9/2022).

Bahkan, Huda memperkirakan inflasi menembus 8-8,5 persen setelah kenaikan harga BBM. Peningkatan inflasi ini mengakibatkan penurunan konsumsi sekitar 0,03 persen.

Akibatnya, ekonomi masyakarat bisa menurun hingga 3 triliun dan mengakibatkan peningkatan kemiskinan hingga 9.96 persen.

"Ekonomi kita akan turun sekitar 3 triliun dan ada penambahan pengangguran sekitar 30.000 jiwa. Dan yang terjadi kemiskinan akan naik menjadi 9,96 persen hingga sampai 10 persen. Jadi efek dominonya itu berantai. Ini yang tidak kita harapkan," tuturnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
inflasi kenaikan harga bbm ahli ekonomi
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya