Harga BBM Naik, INDEF: Tak Cukup Buat Orang Beralih ke Transportasi Umum
Fifiyanti Abdurahman
Senin, 05 September 2022 - 17:32 WIB
Penumpang kereta cepat MRT di Stasiun Bundaran HI, Jakarta. Foto: Langit7/iStock.
Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Nailul Huda menilai kenaikan BBM tidak dapat meningkatkan minat masyarakat beralih ke transportasi umum.
Baca juga: Harga Pangan Naik Pascakenaikan Harga BBM, Ini Daftarnya
Sebab, menurut dia ketersediaan fasilitas transportasi umum masih terbilang minim terlebih di daerah-daerah.
"Penggunaan transportasi umum bisa meningkat asalkan dari fasilitas dan ketersediaan transportasi umum itu ada," kata Huda saat dihubungi Langit7, Senin (5/9/2022).
Dia melanjutkan, jika berbicara Jakarta sudah pasti peminatnya akan meningkat karena transportasinya sangat maju. Namun, hal tersebut akan berbeda dengan daerah lain.
Baca juga: Survei: Masyarakat Lebih Takut Kenaikan Harga BBM Dibanding Lonjakan Utang Negara
"Kalau kita lihat secara umum sudah pasti tidak cukup untuk menggerakkan manusianya untuk pindah ke transportasi umum, di luar Jakarta," tandas Huda.
Baca juga: Harga Pangan Naik Pascakenaikan Harga BBM, Ini Daftarnya
Sebab, menurut dia ketersediaan fasilitas transportasi umum masih terbilang minim terlebih di daerah-daerah.
"Penggunaan transportasi umum bisa meningkat asalkan dari fasilitas dan ketersediaan transportasi umum itu ada," kata Huda saat dihubungi Langit7, Senin (5/9/2022).
Dia melanjutkan, jika berbicara Jakarta sudah pasti peminatnya akan meningkat karena transportasinya sangat maju. Namun, hal tersebut akan berbeda dengan daerah lain.
Baca juga: Survei: Masyarakat Lebih Takut Kenaikan Harga BBM Dibanding Lonjakan Utang Negara
"Kalau kita lihat secara umum sudah pasti tidak cukup untuk menggerakkan manusianya untuk pindah ke transportasi umum, di luar Jakarta," tandas Huda.