home sosok muslim

Kisah Pak Yo, Pendeta Asal Semarang Putuskan Jadi Mualaf

Selasa, 06 September 2022 - 10:00 WIB
Kisah Pak Yo, Pendeta Asal Semarang Putuskan Jadi Mualaf. Foto: Langit7.id/iStock.
Hidayah Allah SWT dapat diberikan kepada siapa saja yang Ia kehendaki, salah satunya Yohanes Ignatius Kristanto atau kerap disapa Pak Yo, dia menceritakan kisah awal mula dirinya memeluk agama Islam, hal tersebut setelah dirinya melakukan perenuangan soal siapa Tuhan. Setelah kurang lebih tiga tahun belajar tentang Islam, akhirnya Yo memilih Islam sebagai agama yang dianutnya kini.

Pak Yo yang pada mulanya berprofesi sebagai pendeta ini mengaku memelajari tiga agama; mulai dari Nasrani, Yahudi, hingga Islam. Baginya ketiga agama tersebut sama-sama mengakui tentang keberadaan Nabi Ibrahim alaihis salam (AS).

"Saya mualaf baru enam bulan di Febuari 2022 lalu. Jadi pertama tentang perenungan soal siapa Tuhan dan saya memelajari tiga agama; pertama Yahudi, agama ini mengakui Yahweh satu-satunya yang harus disembah atau dalam bahasa Arab itu Allah," kata Yo saat di wawancara Langit7, Selasa (6/9/2022).

Menurut dia, hal tersebut menjadi berubah ketika kekristenan mengakui Yesus sebagai Tuhan, hingga kemudian agama Islam hadir mengembalikan pemahaman bahwa yang harus disembah satu-satunya adalah Allah Ta'ala.

Baca Juga:Dapatkan Hidayah, Ini Kisah 7 Mualaf Indonesia Memilih Islam

"Saya belajar Islam tiga tahun dan kemudian ketika saya menjadi pendeta banyak mengerti, menurut saya banyak hal-hal yang menyimpang dan saya tidak cocok, sehingga itu menjadi pemicu untuk akhinya saya berani menjadi seorang mualaf," ujarnya.

Yo menjelaskan, saat dirinya menjadi mualaf tidak cukup hanya dengan melaksanakan salat lima waktu, sehingga dia ingin melakukan hal yang lebih baik dari itu. Sebagaimana yang dilakukan Nabi Muhammad Saw sebagai suri tauladan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
semarang mualaf hidayah allah mualaf center indonesia pendeta
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya