Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 25 Mei 2026
home sosok muslim detail berita

Dapatkan Hidayah, Ini Kisah 7 Mualaf Indonesia Memilih Islam

Andi Muhammad Selasa, 09 Agustus 2022 - 08:00 WIB
Dapatkan Hidayah, Ini Kisah 7 Mualaf Indonesia Memilih Islam
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Menjadi mualaf merupakan suatu anugerah yang sangat mahal bagi mereka yang mendapatkan hidayah, karena hidayah tidak kunjung datang apabila seseorang tidak berusaha mencarinya. Sama seperti halnya yang terjadi pada tujuh pendeta yang akan dibahas pada artikel ini.

Islam mengajarkan tentang akhlak kasih sayang dan toleransi antar umat beragama dengan tetap berpegang teguh pada Al-Qur'an dan hadis. Melansir dari berbagai sumber, berikut tujuh pendeta yang mantapkan dirinya menjadi seorang mualaf:

1. Agustinus Christofel Kainama

Pendeta yang satu ini menjadi seorang mualaf bukan karena mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur'an. Melainkan karena dirinya memperdalam Injil sebagai bentuk cinta yang besar kepada Tuhannya kala itu. Saat mempelajari Injil lebih mendalam, dia mendapatkan bahwa Nabi Isa alaihissalam ternyata menjalankan puasa, salat, khitan, wudu, tahajud, dan bersedekah sebagaimana yang dilakukan umat muslim pada umumnya.

Baca Juga: Berganti Nama Malik Abdul Aziz, Ini Kisah Petinju Leher Beton Jadi Mualaf

Atas petunjuk Allah, akhirnya dia membulatkan tekad untuk memeluk Islam dengan mendatangi Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat. Kainama mengucapkan dua kalimat syahadat pada 26 Agustus 2009 bertepatan dengan bulan suci Ramadhan di Masjid Agung Sunda Kelapa.

2. Petrus Kali

Petrus Kali merupakan mantan seorang pendeta asal Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Dia menyatakan pengakuannya menjadi seorang muslim di hadapan ratusan jamaah Masjid An-Nur di Kota Palu. Dirinya mengaku telah masuk Islam di Kantor Urusan Agama di Kecamatan Palu Barat tepat pada satu Mei 2015.

Setelah menjadi mualaf, Petrus mengganti namanya menjadi Ahmad Fikri. Lebih menariknya lagi, pengikutnya sebanyak 18 dari enam keluarga yang merupakan warga desa setempat juga menyatakan memeluk Islam dan nama-namanya sudah tercatat di KUA Kecamatan Palu Barat.

3. Yahya Waloni

Yahya Waloni merupakan seorang mualaf yang dulunya seorang pendeta. Dia bersama sang istri memeluk Islam secara sah pada tahun 2013 melalui tuntutan Sekretaris Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Tolitoli, Komarudin Sofa. Setelah menjadi mualaf, dia mengganti namanya menjadi Muhammad Yahya dan istrinya Lusiana menjadi Muthmainnah.

4. Matius (KH Rohmat Hidayat)

Matius merupakan seorang pendeta yang misionaris, dia kerap membangun gereja dan menolong umat lain agar mengikuti keyakinannya. Hingga suatu hari Matius mendengar lantunan azan Subuh dan merasa aneh karena ada tambahan kalimat 'assalatu khairum minannaum.' Lantas dirinya bertanya kepada seorang ustaz di salah satu kota di Jawa Barat. Setelah mendapatkan jawaban, dirinya malah semakin membenci Islam. Hal tersebut dikarenakan dirinya merasa iri dengan orang Islam yang rela meninggalkan tidurnya demi beribadah di pagi buta.

Baca Juga: Cerita Komedian Amerika Dave Jadi Mualaf, Berawal dari Ingin Tahu

Kemudian ustaz tersebut memberikan Al-Qur'an beserta terjemahan kepada Matius. Lantas dia pun mempelajari Al-Qur'an lewat terjemahan dan memahami isi dari ayat-ayat Kitab Suci umat muslim tersebut. Hidayah pun akhirnya datang menghampiri Matius, sehingga dirinya membulatkan tekad untuk memeluk Islam.

5. Dewa Putu Sutrisna

Dewa Putu Sutrisna merupakan musisi sekaligus cucu dari pendeta tertinggi Agama Hindu di Bali. Dewa berpindah keyakinan mempelajari Islam lebih dalam. Setelah lima tahun mencari tahu tentang Islam dan mencari tahu siapa itu Rasulullah, Dewa Putu pun memutuskan masuk Islam. Uniknya, saat itu meski dia mengikuti apa yang diteladankan Rasulullah SAW selama lima tahun, namun belum mengucapkan syahadat sama sekali.

6. Nevy Amalia Nanlohy

Terlahir sebagai umat kristiani, Nevy Amalia Nanlohy sempat menjadi pendeta selama 14 tahun serta berkiprah di Lembaga Al-Kitab Indonesia (LAI) 10 tahun. Dia mengaku bahwa dirinya menjadi seorang mualaf pada usia 42 tahun. Setelah bersyahadat, Nevy langsung mengganti nama tengahnya yang awalnya Natalia menjadi Amalia dengan harapan sebagai doa untuk melakukan amal-amal salih.

Pemicu Ustazah Nevy menjadi seorang mualaf berawal dari pertanyaan teman masa kecilnya mengenai Islam dan menjadi pemicu perdebatan selama dua setengah tahun. Pada akhirnya Nevy pun menyatakan bahwa Islam tidak terbantahkan dan berpikir bahwa Islam adalah agama yang tepat, kemudian Nevy mulai mengimani ajaran agama Islam hingga sekarang dikenal sebagai Ustazah Nevy Amalia.

7. Dondy Tan

Pria yang akarab disapa Koh Dondy ini tertarik dengan Islam setelah mendengar ceramah dari pendebat Islam, Ahmed Deedat. Saat pertama kali menonton, hatinya berontak karena tidak terima apa yang dikatakan Ahmed Deedat. Atas dasar rasa penasarannya tersebut, dia kemudian semakin banyak menonton sembari memegang Bibel untuk dicocokkan, apakah yang dikatakan Ahmed Deedat benar atau hanya sekedar tipuan.

Akhirnya dia mulai menemukan banyak kontradiksi di dalam Bibel. Selama ini, dia tidak menemukan kontradiksi sebab hanya membaca secara urut. Koh Dondy kemudian berinisiatif untuk merunutkan apa saja yang menjadi kontradiksi di dalam Bibel yang pada akhirnya memantapkan diri sebagai seorang mualaf.

Baca Juga: Perseteruan Pesulap Merah dan Samsudin, Antara Dakwah dan Syirik

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 25 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)