Amerika Serikat Desak Ibu Hamil Disuntik Vaksin Covid-19
Garry Talentedo Kesawa
Jum'at, 13 Agustus 2021 - 06:00 WIB
Ilustrasi pemberian vaksinasi Covid-19 kepada ibu hamil. Foto: Langit7.id/iStock
Para ibu hamil di Negeri Paman Sam didesak agar segera mendapatkan vaksin Covid-19. Hal tersebut sebagaimana diinginkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC).
Temuan CDC terbaru menunjukkan 85 persen infeksi baru di Amerika Serikat (AS) berasal dari varian delta. Sejak April, CDC merekomendasikan ibu hamil divaksinasi untuk melindungi diri sendiri dan bayi dalam kandungan dari Covid-19 karena penelitian sebelumnya tidak menemukan masalah keamanan vaksin bagi ibu hamil.
Baca Juga:Ibu Hamil Diminta Tak Ragu Ikuti Vaksinasi Covid-19
"CDC mendorong semua perempuan yang merencanakan punya anak, hamil, maupun yang sedang menyusui untuk divaksinasi," kata Direktur CDC Rochelle Walensky, Jumat (13/8/2021).
Penelitian terbaru terhadap hampir 2.500 ibu hamil yang mendapat vaksin menunjukkan tingkat keguguran sekitar 13 persen, setara dengan 11-16 persen keguguran pada populasi umum. "Situasinya sangat mendesak karena kita sedang menghadapi varian Delta yang sangat menular," ungkapnya.
Baca Juga:Ibu Hamil Bisa Ikuti Vaksinasi Covid-19, Begini Syaratnya
Seorang profesor kebidanan di Texas Baylor University Mark Turrentine kepada National Public Radio mengatakan, ada peningkatan kasus baru pada ibu hamil yang tidak divaksin. Sehinggaharus menjalani perawatan di rumah-rumah sakit Texas.
Temuan CDC terbaru menunjukkan 85 persen infeksi baru di Amerika Serikat (AS) berasal dari varian delta. Sejak April, CDC merekomendasikan ibu hamil divaksinasi untuk melindungi diri sendiri dan bayi dalam kandungan dari Covid-19 karena penelitian sebelumnya tidak menemukan masalah keamanan vaksin bagi ibu hamil.
Baca Juga:Ibu Hamil Diminta Tak Ragu Ikuti Vaksinasi Covid-19
"CDC mendorong semua perempuan yang merencanakan punya anak, hamil, maupun yang sedang menyusui untuk divaksinasi," kata Direktur CDC Rochelle Walensky, Jumat (13/8/2021).
Penelitian terbaru terhadap hampir 2.500 ibu hamil yang mendapat vaksin menunjukkan tingkat keguguran sekitar 13 persen, setara dengan 11-16 persen keguguran pada populasi umum. "Situasinya sangat mendesak karena kita sedang menghadapi varian Delta yang sangat menular," ungkapnya.
Baca Juga:Ibu Hamil Bisa Ikuti Vaksinasi Covid-19, Begini Syaratnya
Seorang profesor kebidanan di Texas Baylor University Mark Turrentine kepada National Public Radio mengatakan, ada peningkatan kasus baru pada ibu hamil yang tidak divaksin. Sehinggaharus menjalani perawatan di rumah-rumah sakit Texas.