home sosok muslim

Hijrah Spiritual Ulil: dari Punggawa Islam Liberal Jadi Sufi Pengajar Ihya Ulumuddin

Kamis, 15 September 2022 - 17:29 WIB
Ulil Abshar Abdalla (Dok Pribadi)
Ulil Abshar Abdalla merupakan tokoh pendiri Jaringan Islam Liberal (JIL) pada 2001. Kiprah tersebut membuat Ulil menjadi tokoh kontroversial di kalangan umat Islam. Gagasannya meliberalisasi Islam kerap memicu kontroversi dan kritik dari ulama-ulama Tanah Air.

Namun sejak 2016, citra kontroversial itu perlahan luntur. Dia kini dikenal sebagai tokoh muslim yang mengembangkan pemikiran tasawuf melalui pengajian virtual Kitab Ihya Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali melalui media sosial pribadinya.

Gus Ulil, sebagaimana dia kini banyak disapa, kini dipercaya menjadi pimpinan dalam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk mengampu jabatan Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) PBNU masa khidmah 2022-2027. Atas dasar ini, Ulil diyakini sebagai seorang muslim yang telah ‘bertaubat’.

Mengutip Jurnal Perspective yang diterbitkan oleh Yusof Ishak Institute berjudul Form Liberalism to Sufism: Ulil Abshar Abdalla Gains Renewed Relevance Online Through Ngaji Ihya karya Wahyudi Akmaliah dan Norshahril Saat, dua dekade terakhir, Ulil telah beranjak dari tokoh kontroversial. Kini dia tidak lagi menjadi tokoh liberal yang berapi-api seperti pada awal 2000-an.

Baca Juga:Kisah Al-Ghazali: Mundur sebagai Profesor dan Berkelana karena Batinnya Gelisah

Terlebih, Ulil menjadikan Ihya Ulumuddin yang merupakan kitab tasawuf yang jadi referensi kalangan tradisional, sebagai materi utama dalam aktivitas kajian online-nya. Jauh berbeda dengan ideologinya dahulu yang liberal dan progresif.

Ide untuk mempelajari sampai mengajar Ihya Ulumuddin datang dari Ulil sendiri. Pada Ramadhan 2016, dia merasa perlu menghidupkan kembali sisi spiritual seorang santri.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
hijrah ulil abshar abdalla
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya