home edukasi & pesantren

Direktur SAS: Pesantren Harus Jadi Teladan Kepatuhan Hukum

Rabu, 21 September 2022 - 16:31 WIB
Pesantren harus menjadi teladan kepatuhan hukum di Indonesia. Foto: Istimewa.
Rentetan kasus di lingkungan pesantren menimbulkan konotasi negatif di masyarakat. Sebab, kasus terjadi belakangan ini merupakan hal fatal, yakni mulai dari pelecehan hingga kekerasan yang menimbulkan seorang santri meninggal.

Direktur Eksekutif Said Aqil Siroj (SAS) Institute, Sa’dullah mengatakan, pesantren harusnya menjadi teladan kepatuhanhukum, terkait dengan terjadinya rentetan persoalan yang menyebabkan beberapa santri menjadikorban.

Baca juga: Karakteristik Ponpes Ideal: Harus Penuhi Arkanul Ma'Had dan Ruhul Ma'Had

“Karena pesantren kita berdiri di atas Negara Republik Kesatuan Indonesia (NKRI), secara otomatis kita perlu menaati hukum dan peraturan yang berlaku. Kita perlu mendorong agar pesantren menjadi salah satu teladan atas kepatuhan hukum. Jadi, nanti pihak pengasuh perlu memperkuat advokasi hukum dan transparan jika ada masalah baru,” ucap pria yang akrab disapa Kang Sa’dun, dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (21/9/2022).

Kang Sa’dun mengatakan, munculnya kasus yang melanda lembaga pendidikan agama membuat pesantren disudutkan dengan hal-hal negatif. Padahal, peristiwa tersebut hanya terjadi di segelintir pesantren dari puluhan ribu lembaga pendidikan Islam yang ada di Indonesia.

Baca juga: Mengenal Wiqen Naturalis, Ponpes Tahfidz yang Dibangun Alumni Gontor 2006

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pondok pesantren hukum teladan kasus
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya