Tulis Buku Doa Islam dalam Tiga Bahasa, Penulis: Biar Semua Orang Bisa Belajar
Fifiyanti Abdurahman
Kamis, 22 September 2022 - 19:02 WIB
Buku Doa-Doa dari Alquran yang ditulis dalam tiga bahasa. Foto: Istimewa.
Seriyawati, warga negara Indonesia (WNI) di Nagoya,Jepang, menulis buku berjudul “Doa-doa dari Al Quran” dalam tiga bahasa, di antaranya bahasa Indonesia, Jepang dan Inggris.
Awalnya, Seriyawati, menulis buku tersebut untuk bahan ajar murid-muridnya yang belum memahami huruf alfabet dalam melafalkan doa.
“Anak-anak di sini di Jepang belajarnya itu pakai Katakana, mereka enggak belajar Latin atau alfabet,” kata Seriyawati, dikutip dari Antara, Kamis (22/9/2022).
Baca juga: Perbanyak Doa Dalam Setiap Sujud, Jangan Hanya di Sujud Terakhir
Sebelumnya, Seriyawati menuliskan doa-doa dalam aksara Jepang Katakana dan Hiragana. Namun, buklet fotokopi tersebut seringkali hilang dan cepat rusak.
Dia pun kemudian mengubah metode tersebut dengan menggunakan berbagai bahasa. Tujuannya agar cakupan pembaca bukan hanya murid-muridnya, tapi juga para Muslim di Jepang atau siapa pun yang tertarik belajar Al Quran.
Buku karya Seriyawati itu berisi doa dalam bahasa Arab, dengan pelafalan menggunakan huruf latin dan Katakana atau aksara Jepang, khususnya untuk kata serapan dari bahasa asing.
Awalnya, Seriyawati, menulis buku tersebut untuk bahan ajar murid-muridnya yang belum memahami huruf alfabet dalam melafalkan doa.
“Anak-anak di sini di Jepang belajarnya itu pakai Katakana, mereka enggak belajar Latin atau alfabet,” kata Seriyawati, dikutip dari Antara, Kamis (22/9/2022).
Baca juga: Perbanyak Doa Dalam Setiap Sujud, Jangan Hanya di Sujud Terakhir
Sebelumnya, Seriyawati menuliskan doa-doa dalam aksara Jepang Katakana dan Hiragana. Namun, buklet fotokopi tersebut seringkali hilang dan cepat rusak.
Dia pun kemudian mengubah metode tersebut dengan menggunakan berbagai bahasa. Tujuannya agar cakupan pembaca bukan hanya murid-muridnya, tapi juga para Muslim di Jepang atau siapa pun yang tertarik belajar Al Quran.
Buku karya Seriyawati itu berisi doa dalam bahasa Arab, dengan pelafalan menggunakan huruf latin dan Katakana atau aksara Jepang, khususnya untuk kata serapan dari bahasa asing.