Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 02 November 2026
home masjid detail berita

Perbanyak Doa Dalam Setiap Sujud, Jangan Hanya di Sujud Terakhir

mahmuda attar hussein Rabu, 21 September 2022 - 08:30 WIB
Perbanyak Doa Dalam Setiap Sujud, Jangan Hanya di Sujud Terakhir
Sujud dalam salat. (Foto: iStock).
LANGIT.ID, Jakarta - Doa dalam sujud ternyata bukan hanya dilakukan saat sujud terakhir saja. Umat Islam bisa memanjatkan dan memperbanyak doa dalam setiap sujudnya ketika salat.

Penceramah Ustadz Adi Hidayat menjelaskan, Nabi Muhammad SAW selalu lama kala beliau sujud. Hal itu dikarenakan dalam sujudnya dia selalu memanjatakan doa.

"Nah, yang paling menarik banyak orang salah persepsi mengira hanya sujud terakhir yang paling lama. Padahal setiap sujud itu lama," tegas dia dalam penggalan kajiannya, dikutip Rabu (20/9/2022).

Baca Juga: Cara Sujud Syukur sesuai Contoh dari Nabi Muhammad SAW

Dai 38 tahun ini juga menjelaskan, bahwa Nabi SAW telah mengajarkan umatnya untuk memanjatkan doa di setiap sujud. Sebab, di waktu itulah doa akan cepat dikabulkan.

"Kata Nabi kalau Anda minta ingin cepat dikabulkan dan banyak permintaan, maka lakukanlah dalam sujud," jelasnya.

Setidaknya ada tiga doa yang secara umum diajarkan kepada umat Islam saat sujud, antara lain:

1. Subhana rabbiyal a'la;
2. Subhana rabbiyal a'la wa bihamdihi;
3. Subhanakallahumma wa bihamdika
Allahummaghfirli.

Salah satu dari ketiga doa itu, kata dia, adalah yang paling sering dibaca kaum muslimin ketika salat, tetapi doa itu hanyalah sebagai pembuka. "Maka setelah itu panjatkan doa dan minta yang seluas-luasnya," tambahnya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 02 November 2026
Imsak
03:58
Shubuh
04:08
Dhuhur
11:40
Ashar
14:55
Maghrib
17:49
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan